Ilustrasi ASN (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon akan merampingkan struktur birokrasi dengan menghapus status pejabat eselon IV menjadi pejabat fungsional. Sedikitnya ada 200 pejabat eselon IV setingkat kepala seksi yang akan bergeser menjadi pejabat fungsional.

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengatakan, penyederhanaan struktur birokrasi itu akan diberlakukan pada akhir 2021. Kebijakan itu diambil berdasarkan aturan Pemerintah Pusat mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional dan Permenpan-RB nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyederhanaan Struktur Organisasi pada Instansi Pemerintah.

“2021 ini semua sudah harus selesai dikerjakan. Semua eselon IV harus dihapus ke fungsional. Sehingga 2022 sudah dengan struktur yang baru,” kata Sanuji, Belum lama ini.

Baca juga  Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak Akibatkan Kapal Feri Susah Bongkar Hingga Truk Penumpang Terbalik

Meski struktur jabatan akan disederhanakan, namun kata Sanuji, kebijakan itu tidak akan menghapus hak dan tunjangan pegawai.

“Hak tidak akan hilang kami (pemerintah) akan jamin itu,” ujarnya.

Seiring dengan penyederhanaan birokrasi, Pemkot akan melakukan rotasi dan mutasi pejabat untuk mengisi jabatan eselon III yang kosong.

“Sekitar 100 jabatan kosong saat ini. Dan ada 200 pejabat eselon IV juga yang akan kami hapus. Dan tentunya ada 70 pejabat di eselon IV akan naik ke eselon III,” bebernya.

Kata Sanuji, rencana penyederhanaan itu akan dilakukan simultan atas rencana Pemkot melakukan perombakan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Hal itu dilakukan dengan menyampaikan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat paripuna di DRPD yang dihelat beberapa waktu lalu.

Baca juga  Lintasan Rel Area Pelabuhan Merak Diperbaiki, Polisi Lakukan Rekayasa Lalin Kendaraan Malam Hari

Kata Sanuji, perombakan SOTK itu akan berpengaruh pada bertambahnya OPD ataupun ada OPD yang dilebur.

“Wadah kelembagaannya harus disederhanakan. Ada satu dinas yang hilang, yakni Disparbud akan bergeser ke Dinas Pendidikan dan Dispora. Lalu ada Kabid (Kepala Bidang) yang dikurangi terutama Eselon IV digeser semua ke fungsional, semua harus mengalami penyesuaian, penyederhanaan,” terangnya. (Ully/Red)