Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Febri Naldo. (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon telah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sebanyak 685 Calon Jamaah Haji Kota Cilegon. Pemeriksaan kesehatan bagi Calhaj merupakan salah satu syarat agar Calhaj diperkenankan berangkat ibadah haji ke negara Arab Saudi.

Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Febri Naldo mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi Calhaj Kota Cilegon sudah dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilakukan pada April 2023 dan tahap kedua pada Mei 2023.

“Pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji merupakan aturan dari Menteri Kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 15 Tahun 2016,” kata Febri kepada Selatsunda.com ditemui di Kelurahan Purwakarta, Selasa (23/5/2023).

Febri menambahkan, pemeriksaan kesehatan bagi calon haji meliputi, pemerikdaan penyakit DM, jantung, hipertensi dan kolesterol.

“Alhamdullilah dari pemeriksaan tersebut tidak ada calon haji yang gagal berangkat karena memiliki penyakit serius. Jika ditemukan calhja memiliki resiko tinggi, langsung kita rujuk ke tim kesehatan tingkat kota yakni dokter spesialis RSUD,” tambah Febri.

Kata Febri, Kota Cilegon masuk dalam kloter 24 yang rencananya akan berangkat pada Rabu (31/5/2023) sebanyak 385 calhaj.  Dan tahap kedua, masuk kloter 54 rencananya akan berangkat pada 13 Juni 2023 sebanyak 232 Calhaj.

Febri meminta agar, para calon jemaah haji dapat bisa menjaga kesehatan, karena kesehatan itu bisa melaksanakan segala sesuatu sesuai dengan rukun-rukun yang ada di sana.

“Kami berharap untuk bisa terus menjaga kesehatan,” pungkasnya. (Ully/Red)