CILEGON, SSC – Jalanan di Kota Cilegon sejak Sabtu (4/10/2025) mulai diserbu truk tambang pasir. Maraknya truk tambang pasir, pasalnya imbas dari ditutupnya aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Bogor.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon AKP Ridwan membenarkan sejak beberapa hari lalu, volume kendaraan truk tambang pasir mengalami peningkatan hingga 20 persen dari hari biasa. Atau sekitar 100-150 kendaraan dalam per hari.
“Peningkatan volume yang melintas dari arah Bojonegara-Cilegon mencapai 20 persen. Peningkatan volume kendaraan sudah terjadi sejak seminggu lalu, karena menurut informasi tambang di Bogor sementara ditutup. Akhirnya beralih ke jalur Bojonegara–Pulo Ampel, dan sebagian juga ke JLS untuk pengambilan material,” kata Kasat Lantas kepada Selatsunda.com, Selasa (7/10/2025).
Kasat menambahkan, ada sekitar tiga titik yang menjadi perhatian adanya peningkatan truk pasir. Ketiga lokasi itu yaitu exit Tol Cilegon Timur, Simpang Wadas Bojonegara dan lokasi persimpangan menuju ke lokasi tambang. Untuk mengurangi kepadatan, jajaran Satlantas menerjunkan personel tambahan.
“Setiap hari, enam anggota ditempatkan di simpang Bojonegara dan empat unit patroli mobile di simpul kemacetan. Kami juga sudah berkirim surat kepada Dishub Kabupaten Serang dan Dishub Kota Cilegon untuk bantuan tambahan personel,” ungkapnya.
Menurutnya, total ada 16 personel ditambah empat perwira yang dikerahkan di lapangan sejak 1 Oktober, sesuai arahan Kapolres Cilegon.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menegaskan pihaknya bersama Satlantas langsung melakukan langkah cepat begitu lonjakan truk terasa di lapangan.
“Atas perintah langsung dari Pak Wali Kota, kami menambah tenaga dan kekuatan di lapangan. Beberapa hari terakhir memang terjadi peningkatan volume lalu lintas yang cukup signifikan, terutama dari truk barang menuju Bojonegara,” katanya.
Heri memastikan koordinasi intensif antara Dishub dan Satlantas terus dijalankan demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali. Ia juga mengimbau para sopir truk agar lebih disiplin.
“Saran kami, patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan lajur yang benar, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Ully/Red)

