Seorang warga menunjukan QRIS sat berdagang di Pasar Kota Serang, Jumat (24/11/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten mencatat jika penggunaan uang digital untuk di Provinsi Banten sudah menembus diangka 700 ribu orang pengguna. Angka ini dianggap telah melewati target yang diharapkan oleh Bank Indonesia (BI) Banten.

“Sudah tembus 700 ribu pengguna. Jadi lumayan cukup tinggi penggunannya. Tapi kita masih punya PR (pekerjaan rumah) khususnya di daerah selatan (Pandeglang dan Lebak),” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten, Imaduddin Sahabat kepada awak media saat ditemui di acara Pasar Lingkungan di Kota Serang, Jumat (24/11/2023).

Kata Imanudin, untuk mengenjot pengguna uang digital di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak, pihaknya terus berupaya memperkenalkan penggunaan uang digital di dua wilayah tersebut. Selain itu, Bank Indonesia juga terus melakukan kerja sama dengan perbankan di Banten sehingga bisa mengakuisisi semua merchant.

Baca juga  Penyelundupan Benih Lobster Diungkap Lanal Banten, 77 Ribu Ekor Diamankan

“Tangerang masih mendominasi pengguna uang digital. Kota Serang juga bagus, karena kita terus gencar dan masif ke kampus-kampus untuk memasarkan uang digital tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat asal Kecamatan Cipocok Jaya, Intan mengaku sangat mudah menggunakan uang digital dibandingkan harus menbawa uang receh yang banyak.

“Termudahkan banget sih pakai uang digital. Asalkan ada saldonya. Kalau mau beli apa tinggal nunjukin handpone. Jadi terbantu lah menggunakan uang digital,” pungkasnya. (Ully/Red)