Salon RF milik NH di Jalan Raya Anyer, Lingkungan Ramanuju, Kelurahan Ramanuju, Kota Cilegon, dipasang garis polisi, Rabu (13/3/2019). NH ditangkap karena didugaemperdagangkan orang lewat salon miliknya dengan cara berkedpk panti pijat. Foto Ronald/selatsunda.com

CILEGON, SSC – NH (36), pemilik Salon RF diamankan Satreskrim Polres Cilegon karena diduga memperdagangkan orang di salon miliknya di Jalan Raya Anyer, Lingkungan Ramanuju Baru, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon dengan berkedok prostitusi. NH yang merupakan caleg Perindo ini diketahui mempekerjakan anak dibawah umur dalam memuluskan bisnis prostitusi terselubungnya.

Baca : Polisi Amankan Caleg Perindo, Diduga Pelaku ‘Human Trafficking’ Salon Berkedok Panti Pijat di Cilegon

Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra menyatakan, salon tersebut dijadikan sebagai tempat prostitusi oleh NH salah satunya mempekerjakan AS yang masih berusia 16 tahun.

“AS warga Lampung Selatan yang direkrut dan dipekerjakan sebagai pemijat atay tukang lulur di salon tersebut,” ungkap Kasatreskrim dikantornya, Rabu (13/3/2019).

AS, kata Dadi, menjadi korban untuk melancarkan bisnis prostitusi NH. AS direkrut dan didoktrin untuk melayani pelanggan. Tarif sekali main sebesar Rp 400 ribu. Sistem pembagiannya, Rp 150 ribu diberikan ke NH dengan modus uang kas, sementara sisanya Rp 250 ribu untuk AS.

Baca juga : Caleg Diamankan, Perindo Serahkan Kasus NH ke Proses Hukum

“Berdasarkan pengakuan AS, ia mendapat bayaran Rp 400 ribu untuk melayani seks dan menyerahkan uang setelah melayani seks kepada pengelola salon NH sebesar Rp 150 ribu,” paparnya.

NH telah menjalankan bisnisnya sekitar 3 bulan. Selain mempekerjakan AS, kata Kasat, NH juga mempekerjakan 3 perempuan lainnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?