Tim PLN Cilegon mengecek kelistrikan di Lapas Cilegon, Senin (13/9/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – PLN (Persero) Kota Cilegon melakukan pengecekan instalasi listrik di dalam Lapas Kelas IIA Kota Cilegon, Senin (13/9/2021). Hal ini dilakukan guna mencegah kebakaran akibat korsleting seperti yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, petugas PLN di Lapas Cilegon sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas saat tiba langsung mengecek panel-panel listrik yang berada di luar maupun di dalam lapas.

Kasi Binadik Lapas Kelas II A Cilegon Muhamad Khapi, membenarkan. Selain mengantisipasi insiden seperti di Lapas Tangerang, petugas PLN juga mengecek penggunaan kabel dan daya listrik di setiap unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan. Tujuannya agar tidak terjadi gangguan keamanan arus listrik yang berlebihan.

Baca juga  Realisasikan Bunkering, Krakatau International Port Lengkapi Pelayanan Kapal di Selat Sunda

“Kita (Lapas Cilegon) dan tim PLN  memastikan tidak ada arus listrik di setiap panel yang berlebihan. Karena memang, hampir 3 kali sering terjadi gangguan listrik sehingga menyebabkan pemadaman aliran listrik di sini,” kata Khapi kepada Selatsunda.com di lokasi.

Menurut dia, jika kabel tersebut sudah tidak memenuhi syarat akan menjadi target penggantian.

“Jika masih memenuhi syarat, dicoba untuk diruntut saja apakah ada titik yang berpotensi bermasalah. Rata-rata kabel di lapas memang berantakan, nanti kami coba usulkan (untuk perbaikan),” ujarnya.

Sebagai upaya antisipasi, kata dia, pihaknya akan memotong kabel-kabel yang melebihi kapasitas supaya tidak terjadi arus pendek.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pengaturan jalur instalasi kabel harus lebih diantisipasi agar tidak terjadi arus pendek yang berpotensi mengakibatkan kebakaran. (Ully/Red)