Walikota Serang, Syafrudin melantik Penjabat atau Pelaksana Harian Sekda Serang, Nanang Saefudin di Puspemkot Serang, Senin (12/10/2020). Foto Fathul Rizkoh/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Pemerintah Kota Serang tampaknya langsung gas poll akan melakukan seleksi terbuka (Selter) atau open bidding untuk posisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah Kepala Bappeda, Nanang Saefudin dilantik oleh Walikota Serang, Syafrudin menjadi Penjabat Sekda.

Kepala Badan Pembinaan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun mengatakan, sejauh ini pihaknya setelah penjabat sekda dilantik sudah melakukan persiapan open bidding jabatan sekda definitif pasca jabatan kosong. Rencananya, open bidding akan dilaksanakan, Senin, 19 Oktober 2020, pekan depan.

“Ini kita akan mulai, kita sudah persiapkan tahapannya. Kalau keburu, hari Senin depan kita umumkan di media. Untuk pengumuman pendaftaran selter,” ujarnya usai pelantikan penjabat sekda di Puspemkot Serang, Senin (12/10/2020).

Meski sudah mulai merencanakan itu, kata dia, BPKSDM sebelum lelang atau open bidding akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Komisi Aparatur Negeri Sipil (KASN).

“Lusa (Rabu, 14 Oktober 2020), kita akan koordinasi dengan KASN. Kalau persyaratan nanti sudah okay, tentu mengizinkan untuk mengumumkan. Jadwal kita hari Senin depan itu sudah bisa diumumkan. Tentu itu menunggu dari KASN,” tuturnya.

Baca juga  Pasien Corona Meningkat, Pemkab Serang Distribusian Ribuan APD ke 29 Kecamatan dan 31 Puskesmas

Secara aturan, lanjutnya, open bidding jabatan pimpinan tinggi (JPT) seperti jabatan sekda bisa diselenggarakan. Karena aturan membolehkan lelang jabatan jika posisi lowong atau kosong.

“Sekarang ini (jabatan sekda) kosong. Terus ini penjabat. Berarti dibuka untuk selter. Kalau nggak kosong, nggak bisa. Untuk JPT kan kalau kosong diselter,” bebernya.

Ia menyatakan, lelang akan terbuka kepada pejabat tinggi yang memenuhi syarat. Lowongan itu juga terbuka bagi Penjabat Sekda, Nanang Saefudin dan Staf Ahli Walikota, Tb Urip Henus Surawardana yang baru saja dirotasi dari jabatan sekda. Keduanya memiliki kesempatan yang sama.

“Nanti akan dilihat persyaratannya. Tapi kalau melihat sudah beberapa kali duduk (kepala OPD), boleh. Termasuk pak Nanang boleh. Bahkan pak Sekda (Urip Henus) yang dirotasi ke staf ahli, dipersilakan bisa ikut kembali,” paparnya.

Baca juga  Pasien Corona Meningkat, Pemkab Serang Distribusian Ribuan APD ke 29 Kecamatan dan 31 Puskesmas

Mengenai rotasi 8 pejabat dan satu camat yang sebelumnya telah dilaksanakan, prosedur tersebut telah melalui mekanisme.

Jauh sebelum dilakukan rotasi, sedikitnya ada 13 pejabat yang mengikuti uji kompetensi atau assesment. Hasil uji kompetensi itu kemudian disampaikan ke KASN untuk mendapat rekomendasi.

“Ada 13 JPT dan 8 yang dirotasi. Itu hasil uji kompentensinya seperti itu. Jadi hasil kompetensi, menggambarkan seseorang layak duduk disini, duduk disitu,” tuturnya.

Sementara, Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, penetapan dan pelantikan Penjabat Sekda sudah melalui mekanisme. Begitupun rotasi sejumlah kepala OPD juga telah melalui uji kompetensi dan rekomendasi KASN.

Selanjutnya, kata orang nomor satu di Kota Serang ini, open bidding sekda definitif akan dibuka. Siapapun berhak mengikuti open biding sepanjang memenuhi syarat.

“Semua punya kesempatan yang sama dengan (kepala) OPD yang lain. Yang memenuhi syarat. Yang belum diklat PIM 2, belumenuhi syarat,” paparnya. (Ronald/Red)