Angin kencang dan gelombang tinggi terjang Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Selasa(19/3/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Lintasan penyeberangan di Pelabuhan Merak – Bakauheni diterjang cuaca buruk. Cuaca ini disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Pantuaan selatsunda.com di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Selasa (19/3/2019), gelombang laut terlihat cukup tinggi. Gelombang ini juga disertai angin kencang. Sekalipun diterjang cuaca tidak bersahabat, kapal yang bersandar di derrmaga yang ada masih terlihat aman. Bongkar muat penumpang kendaraan juga tampak tidak terganggu dan berjalan lancar.

Prakirawan BMKG Kelas I Kota Serang, Rofigoh membenarkan adanya peringatan dini tentang cuaca buruk yang dikeluarkan oleh pihaknya. Terutama untuk gelombang tinggi, kata dia, diperkirakan berpotensi menerjang sebagaian wilayah pesisir Banten baik Perairan Selat Sunda Bagian Utara, Selatan dan Perairan Bantem Bagian Selatan.

“Untuk hari ini warningnya, potensi gelombang tinggi di Selat Sunda, Perairan Selatan Banten, Perairan Samudera Hindia Banten. Kemudian potensi angin kencang di Kota Cilegon, kabupaten pandeglang bsgian srlatan dan Kabupaten Lebak Bagian Seatan. Jadi di Cilegon memang ada Waspada angin kencang,” ungkapnya.

Adanya potensi cuaca gelombang tinggi dan angin kencang ini, kata Rofiqoh, dikarenakan wilayah Banten berada di area belokan angin. Kecepatan angin ini naik dari sepanjang Perairan Provinsi Bengkulu hingga Jawa Timur.

“Yang membuat angin kencang yang ada di Cilegon terutama di Pelabuhan itu, secara umum ada daerah belokan angin yang melewati wilayah Banten. Jadi disitu akan memicu naiknya kecepatan angin. Itu yang berdampak langsung di wilayah banten. Karena, itu posisinya dari sekitar Bengkulu memanjang hingga Jawa Timur,” paparnya.

Ia menghimbau agar pelaku kemaritiman di Banten baik nelayan, kapal penyeberangan dan kapal barang dapat berhati-hati beraktivitas. Utamanya bagi masyarakat pesisir yang ada di Banten Bagian Selatan dapat meningkatkan kewaspadaan.

“Kalau untuk Selat Sunda Utara, 0,25 hingga 1 meter. Kapal penyeberangan masih aman, karena untuk kapal-kapal besar tidak berpengaruh dengan ketinggian (prtimgatan dini) gelombang 2 meter. Sementara untuk Selat Sunda Selatan mencapai 3 meter, tetap harap hati-hati dan waspada,” tandasnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?