CILEGON, SSC – The Royal Krakatau Hotel mengekspansi bisnisnya dengan membangun hotel sayap dua atau Hotel Second Wing. Anak perusahaan dari PT KIEC ini membangun hotel sayap dua dengan investasi senilai Rp 54 miliar.

Pembangunan ini ditandai dengan peleetakan batu pertama (groundbrraking) yang dilangsungkan di The Royale Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Kamis (27/12/2018). Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama PT. KIEC, Priyo Budianto, Direktur Utama PT. Krakatau Stee, Silmy Karim dan Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Direktur Utama PT. KIEC Priyo Budianto mengatakan, pembangunan hotel Second Wing ini merupakan wujud nyata yang diinginkan oleh PT KS dan PT KIEC untuk kembali mengembangkan bisnis hotel setelah berdirinya The Royal Krakatau Hotel. Second Wing dibangun dengan luas lahan sebesar 5000 meter per segi. Hotel lima lantai ini menyediakan sebanyak 95 unit kamar, dengan 95 unit tipe Duluxe, 4 unit typo Suite.

“Second Wing memiliki konsep minimalis modern yang tidak dimiliki oleh semua hotel yang ada di Kota Cilegon. Jadi kalau ditotalkan total kamar sebelumnya dan yang ada di Second sebanyak 274 unit. Otomatis dengan penambahan kamar hotel ini, keberadaan kami tentunya mampu memenuhi kebutuhan pangsa pasar di Kota Cilegon bisa lebih baik lagi. Salah satunya adalah event ASEAN Disaster Exercise Simulation,” ujar Priyo kepada awak media usai Groundbreaking.

Ia mengaku, pihaknya mendanai investasi untuk pembangunan ini senilai Rp54 miliar. Sedangkan terkait okupansi yang ditargetkan sebesar 78 persen untuk Week day dan weekend day sebesar 100 persen. Serta 40 persen pangsa pasar yang menginap di Second Wing yakni para ekspatriat yang berada di Kota Cilegon.

“Kami sangat optimis dengan keberadaan hotel Second Wing di Cilegon mampu mendongkrak pangsa pasar khususnya pangsa pasar hotel dan restoran di Cilegon,” ujarnya seraya menargetkan pembangunan hotel akan mulai dikerjakan pada 3 Januari 2019 dan rampung selama 12 bulan 2019. .

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi menyambut positif dengan ekspansi bisnis hotel yang dilakukan oleh PT KS dan PT KIEC ini.

“Saya kira bagus dengan bisnis yang dilakukan oleh PT KIEC dan PT KS dengan penambahan hotel Second Wing ini. Apalagi, dengan keberadaan mereka ini tentunya mampu mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Cilegon,” ucap Edi.

Edi berharap, agar kepentingan masyarakat Cilegon bisa lebih di prioritas oleh pihak hotel maupun PT KS dan PT KIEC.

“Kan sudah disepakati kalau 70 persen itu untuk warga Cilegon dan 30 persen untuk warga luar Cilegon. Saya menitipkan agar kepentingan warga Cilegon bisa lebih diprioritaskan,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here