40 Anggota DPRD Cilegon dilantik dalam rapat sidang paripurna di DPRD Kota Cilegon, Rabu (4/9/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon periode 2019-2024 berbondong-bondong datang ke Bank untuk menggadaikan Surat Keputusan Pengangkatan mendapatkan pinjaman. Bahkan kepada anggota DPRD yang baru saja dilantik ini sudah ada pihak bank yang menawarkan kredit mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 5 miliar.

“Dengar-dengar sih udah banyak yang menggadaikan SK-nya ke salah satu perbankan tersebut. Bahkan, sebelum pelantikan pun uang udah bisa cair. Kalau nama-nama anggota yang sudah cair sih gak tau juga Si A, Si B, atau Si C. Yang jelas udah ada yang sudah cair lah,” kata Aam ditemui di Rumah Aspirasi di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Minggu (15/9/2019).

Aam tidak mengelak termasuk salah satu anggota dewan yang ditawarkan kucuran kredit dari bank. Namun, bagi dia, saat ini untuk hal tersebut masih belum begitu dibutuhkan.

“Prosesnya sih bakal dibantu sama Sekwan Cilegon. Saya juga pernah ditawari pinjaman hingga Rp 1 miliar. Tapi, buat apa lah. Saya masih belum butuh juga uang tersebut,” terang Aam.

Sejauh ini, ia pun tidak mengetahui persis siapa saja anggota DPRD yang sudah menggadaikan SK untuk mendapatkan kredit. Namun kata dia, proses peminjaman kepada pihak bank dibantu oleh Sekretariat Dewan.

“Kalau saya kurang tahu (siapa saja yang meminjam), tapi itu Setwan yang tahu dan ngurus. Di (Fraksi) PKS sendiri enggak ada yang menggadaikan SK nya,” pungkasnya.

Tidak berbeda jauh diungkapkan anggota DPRD lainnya, Erick Erlangga. Dia mengaku hingga saat ini belum berniat untuk menggadaikan SK ke sejumlah perbankan.

“Sejauh ini sih belum bisa cek aja. Kalaupun ada niatan harus berunding dulu dengan istri,” pungkas Erick.

Sementara itu, politisi lainnya, Erick Rebiin enggan berkomentar tentang pengadaian SK ke perbankan tersebut.

“No comment (gak mau ngomong,red) lah. Masing-masing anggota DPRD aja itu mah,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan DPRD  Cilegon, Didi Sukriadi saat dihubungi untuk mengkonfirmasi hal tersebut masing belum mengangkat panggilan telepon. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here