Massa yang tergangung dalam Aliansi Masyarakat Kota Cilegon bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang mengecek langsung kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang sering banjir,” Kamis (11/1/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon menanggapi aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Kota Cilegon yang mempertanyakan pekerjaan saluran drainase di JLS.

Sekretaris DPUTR Cilegon, Tb Dendi Rudiatna setelah mengecek lokasi memenuhi aspirasi massa mengakui, saluran masih terdapat pengendapan/sedimentasi meski telah diperbaiki. Saluran itu tertutup karena terdapat bangunan diatasnya.

“Jadi hasil on spot yang kami lakukan dengan Aliansi Masyarakat Kota Cilegon dan anggota Polres Cilegon ke lapangan (JLS) memang kami temukan ada beberapa saluran drainase mengalami pengendapan serta adanya bangunan diatas saluran yang telah menyalahi aturan,” kata Dendi, Kamis (11/11/2021).

Ia mengungkapkan, pihaknya dengan temuan tersebut akan segera mendiskusikan secara internal dengan dua bidang baik bidang bina marga dan bidang pengairan.

Baca juga  Lintasan Rel Area Pelabuhan Merak Diperbaiki, Polisi Lakukan Rekayasa Lalin Kendaraan Malam Hari

Menurutnya, saluran yang telah diperbaiki dan masih menyebabkan banjir harus dikaji secara komprehensif. Karena penanganan banjir di JLS tidak sebatas perbaikan saluran namun harus dikaji keseluruhan. Mulai dari jaringan jalan, saluran pembuangan air hingga penanganan di hilirnya.

Kemudian adanya bangunan seperti
relling pagar maupun warung-warung yang didirikan diatas saluran juga menyulitkan pihaknya melakukan pengontrolan.

“Kami tidak bisa mengontrol sedimentasi atau normalisasi saluran karena tertutup bangunan. Seperti adanya relling pagar atau warung-warung yang membuat beton secara permanen di atas saluran. Air yang semestinya masuk ke saluran berbalik lagi ke jalan, karena tersumbat oleh bangunan,” ungkapnya.

Untuk menangani pengendalian banjir, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah OPD terkait. Karena penanganan persoalan banjir di JLS saling terkait.

Baca juga  Cuaca Buruk di Pelabuhan Merak Akibatkan Kapal Feri Susah Bongkar Hingga Truk Penumpang Terbalik

“Untuk persoalan JLS ini tidak hanya jadi tanggung jawab kami saja. Tapi ada tanggung jawab 3 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yaitu, Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan PU. Jadi semua harus sama-sama mencari solusi atas persoalan ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon digeruduk massa LSM, Kamis (11/11/2021). Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kota Cilegon datang mempertanyakan perbaikan saluran drainase di Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang dikerjakan DPUTR. Di mana pekerjaan perbaikan yang telah rampung itu dinilai buruk karena masih mengakibatkan banjir. (Ully/Red)