Prosesi penandatangan surat alih tugas GM ASDP Merak dari GM Lama, Fahmi Alweni kepada GM Baru, Solikin di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Rabu (27/3/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC РSerah terima jabatan General Manager  PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Merak dilaksanakan di Ballroom Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Rabu (27/2019). Terhitung sejak 15 maret 2019, Jabatan GM ASDP Merak lama yang sebelumnya dijabat oleh Fahmi Alweni kini ditempati oleh Solikin. Fahmi dialih tugaskan menjadi GM ASDP Ketapang menggantikan posisi Solikin.

GM ASDP Merak Baru, Solikin mengaku akan berkomitmen untuk meneruskan program yang telah dijalankan GM sebelumnya. Yang diprioritaskan, kata dia, bagaiamana ASDP dapat mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Target-target yang belum tercapai perlu ditingkatkan dengan berbagai langkah inovasi.

Selain itu, kata dia, upaya yang dilakukan ini tidak mungkin dapat terlaksana tanpa koordinasi dengan seluruh pihak. Maka dari itu perlu kerjasama dengan para mitra ASDP, Pemerintah setempat, otoritas pelabuhan dan institusi lainnya. Supaya penyeberangan Pelabuhan Merak dapat dijadikan tombak perekonomian di Banten khususnya Cilegon.

“Itu semua untuk kebaikan perbaikan penyeberangan kita. Penyeberangan ini merupakan urat nadi perekonomian kita. Kita tahu bahwa Selat Sunda adalah koridor utama perekonomian,” ungkapnya usai kegiatan.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak pada pelayanan transportasi penyeberangan, GM yang telah menjadi nakoda selama 18 tahun di ASDP ini ingin memastikan Pelabuhan Merak dapat menjadi sebuah pelabuhan penyeberangan dengan memprioritaskan pelayanan dalam menjamin keselamatan bagi para penumpang. Baik aspek pelayanan keselamatan, keamanan dan bisnis komersil yang dijalankan ASDP harus berjalan selaras.

“Untuk itu kita harus dipastikan, bagaimana pelayanan yang safety. Bagaimana yang secure yang juga peduli lingkungan. Ketika kita berproduksi disitu, nggak boleh juga lingkungan tergangggu. Dan produktivitasnya harus tinggi antara safety, security dan bussiness tidak bisa ditinggalkan. Karena kita BUMN, harus bisa menghidupkan sendiri,” terangnya.

Soal masih ada pekerjaan rumah yang menanti baik persiapan angkutan Lebaran 2019, ekspansi bisnis Dermaga Premium dan rencana kerjasama ASDP dengan pemkot soal pemanfaatan lahan di dermaga premium, kata Solikin, pihaknya langsung akan berkoordinasi. Menurutnya, seluruh persoalan pada prinsipnya dapat dicarikan solusi bersama tanpa merugikan pihak-pihak yang berkepentingan.

“Saya rasa setelah kita dilantik tentu kita segera berkoordinasi. Kita pasti, dari cabang tentu ada pekerjaan rumah yang sudah tahu dan langsung kita laksanakan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kita diberi kemampuan untuk berbahasa, kita diberikan untuk memahami itu tadi, tidka boleh ada yang dirugikan,” ujarnya.

Sementara, GM ASDP Lama, Fahmi Alweni menyampaikan terimakasih atas kerjasama seluruh pihak yang telah membantunya menjalankan tugas sebagai GM di Merak. Ia berharap seluruh program yang dijalankan dapat dilanjutkan GM Baru.

“Beliau ini kan ketua Tim Angkutan Lebaran, jadi sudah cukup tahu tentang nanti persiapannya seperti apa. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan beliau, ASDP Merak dapat terus berkembang,” tuturnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?