Ketua Koni Cilegon, Budi Mulyadi memberi sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Pengelolaan Keuangan Pengcab Olahraga Sekota Cilegon 2019 di Aula DPRD Kota Cilegon, Jumat (3/5/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Cilegon, Budi Mulyadi menuntut agar 48 pengcab (pengurus cabang) olahraga yang tergabung dalam Koni bisa transparan dalam menggunakan dana hibah yang diterima dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Penggunaan transparasi anggaran ini dianggap sangat penting agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Pengelolaan Keuangan Pengcab Olahraga Sekota Cilegon 2019 yang digelar di Aula DPRD Kota Cilegon.

Budi mengatakan, Bintek pengelolaan keuangan  kali ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pengcab agar lebih berhati-hati dan lebih transparan dalam mempergunakan dan mengelola anggaran dana hibah.

“Dalam bimbingan teknis ini, 48 pengcab dapat lebih tau bagaiaman cara menggelora bantuan dana yang dihasilkan dari APBD tersbebut. Selain itu, nanti mereka ini harus bisa mempertanggungjawabkan dengan membuat SPJ. Jadi enggak asal-asalam menggunakan anggaran tersebut,” kata Budi kepada Selatsunda.com,” Jumat (3/5/2019).

Ia menerangkan, Koni Cilegon menerima dana hibah dari pemerintah sebesar Rp17,5 miliar pada 2019. Dana hibah ini diperuntukan untuk bonus para atlet di ajang Pomda (Pekan Olah Raga Mahasiswa Daerah)  dan Porprov (Pekan Olahraga Provinisi).

“Biasanya anggaran hibah yang kita (Koni) terima itu sebesar Rp11-13 miliar. Namun, karena ada bonus untuk Pomda dan Porprov, akhirnya dana hibah yang kami terima sebanyak Rp17,5 miliar. Mudah-mudahan tahun 2020 anggaran bisa lebih tinggi mengingat ada 6 cabor yang masuk ke Koni,” pungkasnya.

Diharapkannya, penggunaan dana disetiap pengcab olahraga bisa dipertanggungjawbakan sesuai dengan aturan yang ada.

“Harus dipertanggungjawabkan dong anggara yang pemerintah sudah berikan melaui Koni. Anggarannya gak main-main yang diberikan oleh pemerintah untuk mereka,” harapnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?