Sub Koordinator Perizinan Jasa Usaha pada DPMPTSP Cilegon, Dermawan Susanto menunjukan aplikasi MPP Digital," Selasa (16/4/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kota Cilegon tak lama lagi akan menerapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) secara digital bagi pemohon. Realisasi MPP digital diperkirakan akan diterapkan pada 2024 ini.

Kepala DPMPTSP Kota Cilegon, Hayati Nufus mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pelayanan MPP digital. Persiapan yang tengah dilakukan, mulai dari ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, anggaran hingga kunjungan ke daerah (kunker).

“Kalau anggaran, kami sudah anggarkan untuk MPP Digital sebesar Rp 300 juta. Kami juga akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait dengan MPP digital ini,” kata Hayati kepada Selatsunda.com ditemui di kantornya,” Selasa (16/4/2024).

Dengan penerapan MPP digital, sambung Nufus, maka membuat pelayanan yang telah dijalankan selama ini bisa lebih maksimal dan prima.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Lebih mengarah ke pemangksan birokrasi tidak ribet serta tidak banyak persyaratan yang harus dibawa. Jadi lebib praktis aja dengan adanya MPP Digital ini,” sambungnya.

Senada dengan Nufus, Sub Koordinator Perizinan Jasa Usaha pada DPMPTSP Cilegon, Dermawan Susanto menjelaskan, penerapan MPP digital berdasarkan atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 89 Tahun 2021 tentang mal yang harus digitalisasi SPBE.

“Jadi nanti kita ajukan semua persyaratan ke Kemenpan RB. Dari Kemenpan RB lah yang melakukan verifikasi apakah Cilegon sudah layak menjalankan MPP digital tersebut. Usulan MPP Digital ini akan kami sampaikan pada Agustus 2024 ke Kemenpan RB,” jelas Dermawan.

Pelayanan yang bisa dilayani di MPP digital, kata Dermawan, saat ini hanya baru bisa dua pelayanan yang bisa dilakukan. Yakni, bagian Kependudukan (KTP Digital) dan Kesehatan terkait Izin Praktek Tenaga Kesehatan.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Nanti cara kerjanya, hanya tinggal upload semua dokumen setelah itu baru petugas kami (PTSP) yang melakukan verifikasi. Jadi tidak usah lagi kemana-mana,” katanya.

Meski demikian, untuk meralisasikan MPP Digital ini, Kota Cilegon harus menyiapkan berbagai syarat yang musti dipenuhi. Seperti KTP Digital di Disdukcapil, minimal proses KTP Digital mencapai 0,4 persen. Saat ini Kota Cilegon baru mencapai 0,36 tersisa 0,04 persen. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, Cilegon sudah menembus 67 persen dari target 64 persen.

“Jadi tinggal ke KTP Digital aja yang menjadi PR kami. Karena itu, bagaimana caranya, syarat digital harus sudah terpenuhi semua,” pungkasnya. (Ully/Red)