Nekad Lintasi JLS, Truk Bertonase Besar Bakal Kena Denda

29

CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon akan memberikan sanksi tegas kepada pengusaha maupun sopir truk tonase berat yang melintas Jalan Lingkar Selatan(JLS) yang baru saja selesai diperbaiki.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengungkapkan, ia akan mengintruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membuat surat teguran keras berupa denda yang akan dikenakan oleh pengusaha truk yang berani melintasi JLS.

“Kita (Pemkot) tidak akan main-main untuk memberikan sanksi berupa denda kepada para pemilk truk dan supir yang melintasi jalan tersebut,” kata Edi kepada Selatsunda.com, Jumat (8/6/2018)

Edi menambahkan, dalam surat imbauan itu akan diserahkan kepada seluruh pengusaha truk untuk dipatuhi.

“Saat ini, surat imbauan sedang dibuatkan dan akan langsung di berikan untuk bisa dipatuhi. Truk maupun bus jangan dulu lewat JLS. Truk dan bus akan dialihkan ke tol Cilegon barat sedangkan kendaraan kecil bisa melintasi JLS,” tambahnya.

Menurut Edi, saat ini progres perbaikan jembatan yang ambrol diterjang banjir tersebut sudah 98 persen.

“Kami minta dishub (dinas perhubungan) untuk memasang plang batasan tonase yang bisa melalui JLS, itu dipasang dari pintu Tol Cilegon Timur dan di PCI (Simpang Empat Pondok Cilegon Indah), agar truk tetap lewat Jalan Raya Anyer atau Jalan Industri KS (Krakatau Steel) dulu,” ujarnya.

Ia meminta kepada Dishub Kota Cilegon memasang rambu penerangan saat malam hari, serta menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas di titik sambungan JLS yang masih berupa tanah dan kerikil.

“Pokoknya saat ini sudah bisa dilalui dan lebaran juga bisa dilalui oleh wisatawan yang pakai mobil pribadi. Progres perbaikannya juga tepat waktu,” pungkasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here