Sekda Kota Cilegon yang juga Ketua TIm Pansel Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Maman Mauludin diwawancara, Selasa (19/9/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Panitia Seleksi atau Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kota Cilegon memastikan akan menyetorkan nama 3 besar peserta kepada Walikota Cilegon, Helldy Agustian. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon yang juga Ketua Tim Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kota Cilegon, Maman Mauludin.

Maman menyatakan, nama 3 besar akan diserahkan kepada Kepala Daerah, pekan depan.

“Minggu depan selesai (tiga nama). Tinggal atur waktu menyerahkan ke Pak Walikota (Helldy Agustian),” kata Maman kepada Selatsunda.com, Selasa (19/9/2023).

Maman menjelaskan, Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama  sebelumnya telah menentukan jadwal rapat pleno membahas 3 nama besar eselon II. Namun, rapat belum dapat dilaksanakan karena salah satu anggota pansel berhalangan hadir.

Baca juga  Pilkada Kota Cilegon Makin Hangat, Deklarasi Dukungan Robinsar Mengalir

“Kemarin (Senin,red) salah satu pansel berhalangan hadir. Jadi kita atur waktu kembali untuk rapat. Insya Allah minggu depan selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian menayatakan, hingga saat ini masih menunggu hasil rapat pleno Tim Pansel.

“Saya belum tahu, belum ada laporan dari pak Sekda,” kata Walikota.

“Belum, belum. Coba tanya pak Sekda Cilegon, (Maman Mauludin,red),” pungkasnya.

Sekedar diketahui Pemkot Cilegon membuka seleksi terbuka untuk pengisian 9 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Kesembilan jabatan ini yakni Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dispora), Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). (Ully/Red)