Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi didampingi Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar, Sekda Kota Cilegon Sari Suryati dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana saat membuka tirai sebagai tanda peresmian Plaza Blok F, Kota Cilegon, Sabtu (9/2/2019). Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon menggratiskan sewa retribusi kepada seluruh pedagang di lantai II Plaza Blok F selama empat bulan. Keringinan ini diberikan, sebagai upaya menarik minat pedagang berjualan di pasar tersebut.

Demkian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang saat peresmian Plaza Blok F, Kota Cilegon, Sabtu (9/2/2019).

Edi yang saat itu didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Cilegon, Tb Dikrie Maulawardhana menitipkan agar pedagang dapat menjaga keamanan plaza sebaik-baiknya. Ramai dan nyamannya plaza, kata dia, bergantung pada pelayanan yang diberikan pedagang ke masyarakat.

“Kita (Pemkot ,red) berikan selama empat bulan gratis. Pengratisan ini sebagai upaya agar pedagang maupun pembeli di Pasar maupun di Plaza Blok F tetap rame. Tapi, kami titip, agar kemanan dan kenyamanan di tempat ini tetap kondusif,” kata Edi.

Menurut Edi, penggratisan ini dinilai wajar dilakukan pemerintah daerah. Gratis sewa kios ini merupakan stimulus bagi para pedagang.

“Yah wajarlah pemerintah pusat pun kadang-kadang ngasih tax holiday. Untuk di Cilegon, kita kasih retribusi holiday lah selama empat bulan,” ujarn Mantan Kepala Bappeda Cilegon.

Pelaksana Tugas Walikota Cilegon, Edi Ariadi meninjau beberapa kios di lantai II Plaza Blok F, Sabtu (9/2/2019).
Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat dihasilkan dari pengoperasian plaza di lantai II ini, Edi memperkirakan dapat merealisasikannya. Ia meminta agar Disperindag dapat cepat menyesuaikannya dengan kebutuhan yang diinginkan pedagang.

“Harus cepat lah. Apalagi kan, RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sisa dua tahun lagi, mudah-mudahan Disperindag bisa menyelesaikan hal tersebut,” katanya.

Edi meminta, dua pasar lain baik di Merak dan Ciwandan bisa ditata serupa dengan Pasar Blok F. Sehingga, pembeli di Merak tidak perlu berbelanja di Pasar Blok F.

“Saya harap, Pasar Merak dan Ciwandan bisa bersih dan rapi kaya Pasar Blok F. Jika bersih dan rapih, warga yang tinggal di Merak dan Ciwandan tidak perlu lagi berbelanja di Pasar Blok F,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana menambahkan, kebijakan membebaskan sewa lapak para pedagang secara otomatis retribusi akan terkoreksi sebesar Rp100 juta per tahun.

“Dari perhitungan yang kita lakukan itu, harga sewa kan dibandrol Rp300 ribu per bulan dikali 75 lapak dikali 4 bulan jadi total anggaran yang terkoreksi sekitar Rp100 juta per tahun. Bila dilihat secara aturan Perda (Peraturan Daerah), walikota berhak memberikan keringanan,” terang Dikrie.

Lebih lanjut kata Dikri, Plaza di lantai II ini menyediakan 75 kios dan 72 emprakan untuk pedagang. Secara keseluruhan do lantai satu ada 240 pedagang dan 75 pedagang di lantai II dengan luasan area pasar seluas 1,1 hektar.

Terpisah, Ketua Paguyuban Pasar Blok F, Yan Rachmat mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Cilegon khususnya bagi Disperindag yang telah memberikan fasilitas yang layak untuk pedagang di Plaza Blok F. Akan tetapi, ia meminta kepada pemerintah agar para pedagang tidak ditarik retribusi sewa lapak terlebih dahulu.

“Sebelumnya kami ucapkan banyak terima ksih kepada Pemkot Cilegon yang telah memberikan fasilitas yang layak untuk kami. Di sini, kami juga memohon kepada Pak Plt Walikota (Edi Ariadi,red) selama tiga bulan kedepan tidak ada retribusi pak. Soalnya kita kan masih transisi, lebih baiknya pak kami minta untuk gratis dulu,” ucap Yan.

Ia berjanji, setelah kebijakan itu diberlakukan, pedagang siap untuk dikenakan tarif sewa yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kita (pedagang,red) janji pak setelah tiga bulan sewa gratisnya selesai, kita siap bayar sewa. Tapi, mohon pak, selama tiga bulan gratis dulu,” pungkasnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?