Kondisi air PDAM yang bocor dan meleber di Jalan lIngkar Selatan, Kota Cilegon, Selasa (14/7/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pipa air milik Perusahan Daerah Air Minum Cilegon Mandiri (PDAM-CM) Kota Cilegon mengalami kebocoran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Akibat kebocoran pipa membuat air bercampur lumpur meluber ke jalan raya sehingga membuat jalanan licin.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, air keluar bawah tanah jalan cukup deras. Bahkan, pengendara roda dua yang melintas harus ekstra hati-hati melewati jalan yang becek mulai dari arah Cilegon Anyer dan Anyer menuju Cilegon.

Air yang keluar tak hanya menggenangi jalan, tapi juga warung kopi yang berada tepat didekat dengan titik bocornya pipa tersebut.

Warga setempat dan pemilik warung kopi secara bergotong royong membersihkan tumpahan air bercampur lumpur agar tidak menelan korban jiwa.

Baca juga  Tak Serahkan PSU, Pengembang Perumahan di Kota Serang Terancam Sanksi Pidana

Pemilik warung kopi, Iroh mengatakan, kejadian bocornya pipa PDAM ini sudah sering diperbaiki. Sempat diperbaiki namun kembali rusak lagi.

“Sudah sering diperbaiki pipa yang bocor itu. Terkahir bocor terjadi sejak dua minggu lalu. Tapi, titik bocornya di dekat hotel Horizon Forbis Hotel. Untuk kebocoran yang baru ini lumayan cukup besar juga,” kata Iroh kepada awak media ditemui di lokasi,” Selasa (14/7/2020).

Akibat kebocoran pipa PDAM, membuat warung kopinya sepi dan kotor. Sehingga membuat keresahan bagi para pelanggan.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Direktur PT PDAM Cilegon Mandiri Taufikurrohman menjelaskan, pipa yang alami kebocoran sedang proses uji coba. Karena itu, peristiwa kebocoran pipa itu pun tidak mengganggu pelanggan PT PDAM.

Baca juga  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Kimia Terguling di SPBU Grogol

“Itu pipa yang sudah terpasang diuji coba untuk cari tahu keadaan sambungan pipa,” ujar Taufik.

Jaringan pipa air itu dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon tahun lalu.

“Targetnya kan dibangun sampe ujung JLS di Ciwandan, itu baru separuh, belum dilanjutin Perkim,” imbuhnya. (Ully)