Suasana Kantor Satlantas Polres Cilegon, Rabu (12/6/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Cilegon belum berhasil menangkap sopir Laju Prima yang menabrak pemudik hingga tewas di Jalan Jalan Raya Cilegon – Merak, Lingkungan Statomer, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon pada Senin (3/6/2019) lalu. Sopir tembak berinisial RN ini sempat diburu petugas namun tidak berhasil ditemukan saat di kontrakannya di Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

“Belum, (sopir Laju Prima) masih kabur. Kemarin itu kita ambil kernetnya, kita minta keterangan. Habis kejadian, (sopir) langsung kabur dari kontrakannya,” ungkap singkat Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Iwan Nufrianto di konfirmasi di kantornya, Rabu (12/6/2019).

Pengejaran terhadap pelaku diperoleh dari keterangan saksi kondektur bus yang setelah kejadian sempat diamankan petugas. Kanit Laka Lantas Polres Cilegon, Ipda Haris Munandar menambahkan, kondektur sebelumnya diamankan petugas setelah hendak mengambil barang di dalam bus yang saat itu diamankan di Subsektor Pos Grogol. Dari pengakuan saksi ini, terungkap sopir Laju Prima saat itu berinisial RN yang diketahui merupakan sopir tembak. RN mengganti ZN, selaku sopir asli Laju Prima.

Baca : Pemudik Asal Lampung Diduga Tewas Terlindas Bus di Cilegon

“Kondektur ini kita minta keterangan dan berdasarkan pengakuan dia, bus itu dibawa RN yang jadi sopit tembak sementara sopir batangannya, aslinya ZN. Langsung kita cari keberadaan RN di Rambutan. ZN ini dari informasi tetangga disana, dia sudah langsung pindah setelah kejadian (laka),” paparnya.

Diketahui berdasarkan kronologis kecelakaan, pemudik asal Kelurahan Kampung Suka Damai, Kecamatan Lampung Selatan bernama Anita (22) tewas ditabrak bus Laju Prima saat dibonceng oleh rekannya, Surono mengendarai Honda Tiger bernomor plat B 6183 EOE.

Kendaraan korban saat itu melaju dari arah Cilegon menuju Merak dan didepannya terdapat kendaraan pemudik lain yang dikemudikan Samsudin. Saat bersamaan di lokasi, datang bus Laju prima bernomor plat B 7581 WB yang dikemudikan RN melaju dengan kecepatan tinggi menyalip bus Arimbi. Kecelakaan kemudian tidak terhindarkan. Bus jurusan Merak-Rambutan itu menabrak dua motor pemudik itu hingga menewaskan korban di lokasi.

“Menurut informasi yang kita terima dari kernetnya, sopir asli ZN mau kooperatif. Kamis ini mau memberi keterangan. Makanya kita tunggu besok,” tuturnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?