Ruangan yang dikhususkan untuk OPD Teknis di kantor baru DPMPTSP Cilegon terlihat kosong dan belum beraktivitas, Kamis (14/3/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Gedung dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon di Jalan Pangeran Jayakarta, baru saja diresmikan oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Sayangnya fasilitas yang telah tersedia justru tidak dimanfaatkan. Salah satunya, ruangan yang disediakan untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis malah tidak ditempati.

Pantauan selatsunda.com di lokasi, ruangan untuk OPD teknis ini terlihat kosong tanpa aktivitas. Padahal ruangan yang ada tepat disamping bidang pelayanan ini sudah tersedia meja, kursi dan komputer untuk pegawai.

Plt Kepala DPMPTSP Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, pihaknya telah membuat surat permohonan kepada OPD menunjuk satu orang pegawai untuk ditempati di DPMPTSP. Surat permohonan itu juga telah ditembuskan ke Walikota Cilegon, Edia Ariadi dan Sekda, Sari Suryati.

“Kita sudah buat suat ke OPD, tembusan juga ke pak Walikota dan ibu Sekda. Meminta satu orang untuk mengisi tempat yang sudah kita siapkan itu. Saat ini kita masih menunggu,” ujar Dana dikonfirmasi, Kamis (14/3/2019).

Ia menerangkan ruangan tersebut nantinya akan ditempati para pegawai dari 16 OPD teknis untuk membantu tugas DPMPTSP . Para pegawai ini, kata dia, harus profesional dan  mengetahui seluruh proses perizinan di OPD mereka masing-masing.

“Mereka BKO, Setiap hari harus ada disitu dan tidak bisa ganti-ganti. Tugasnya, dia harus menguasasi proses izin di OPD masing-masing. Contohnya di PU disitu ada rekomendasi teknis IMB, IUJK, tata ruang, itu harus ada satu orang disitu yang tahu itu,” tandasnya.

Disinggung kapan hal tersebut harus dipenuhi, Dana menyatakan sesegera mungkin. Ia berharap OPD yang ditujuk dapat mempercepat proses tersebut. Hal itu perlu segera untuk  mengoptimalkan pelayanan di DPMPTSP.

“Segera, kita inginnya segera. Walaupun tidak sampai menghambat proses karena orangnya belum ada, pelayanan di kita tetap jalan terus. Kemarin itu kan di kantor lama di PCI belum ada ruangannya, tapi sekarang kan sudah ada. Sudah ada mejanya, komputernya. Tinggal sekarang aja, OPD-nya cepat nunjuk orang supaya di SK-kan. Kemarin juga saya sudah lapor ke bu Sekda, meminta agar ini dapat segera di SK kan,” paparnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?