CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Edi Ariadi menanggapi rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim untuk membuka kembali belajar tatap muka di 2021 mendatang. 

Edi Ariadi mengaku tak ingin terburu-buru langsung memutuskan rencana tersebut.

“Tunggu! Saat ini kita (Kota Cilegon) masih di zona merah covid-19. Saya gak mau sembarangan mengambil keputusan langsung membuka sekolah tatap muka,” kata Edi kepada Selatsunda.com, kemarin.

Ia mengaku saat ini Pemkot Cilegon masih fokus untuk mengembalikan zona orange dan hijau di Kota Cilegon.

“Saya masih fokus bagaimana zona merah Kota Cilegon ini berubah. Kalau yang boleh belajar tatap muka kan kalau daerahnya berada di zona kuning dan hijau. Sedangkan Cilegon masih zona merah. Saat ini kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat seperti apa aturanya,” ujarnya.

Perlu diketahui, pemberian izin pembelajaran tatap muka bisa dilakukan serentak maupun bertahap, tergantung kesiapan masing-masing daerah dan berdasarkan diskresi maupun evaluasi kepala daerah. Sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka harus melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat. Kebijakan ini berlaku mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021. Jadinya bulan Januari 2021. Setiap daerah harus mempersiapkan pelaksanaan belajar tatap muka. (Ully)