Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas di wawancara (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Cilegon menyatakan pengunduran Ratu Ati Marliati sebagai ASN akan dilakukan setelah Panitia Pemilih (Panlih) Wakil Walikota terbentuk.

Demikian disampaikan Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutirna Abbas saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (22/3/2019).

Ia mengatakan, secara prinsip pengunduran diri Ratu Ati Marliati ini akan dilakukan setelah bersamaan dibukanya pendaftaran Calon Wakil Walikota Cilegon. Usai pendaftaran dibuka, barulah Ati Marliati akan menyerahkan surat pendaftaran sekaligus pengunduran diri tersbeut.

“Kemarin kan baru di paripurnakan Pansus Calon Wakil Walikota. Setelah pansus itu bekerja, barulah mereka itu akan memilih panitia pemilihan. Setelah panlih itu terbentuk, barulah akan dibuka pendaftaran tersebut. Nanti Ibu Ati sekaligus menyerahkan surat pendaftaran dan pengunduran dirinya sebagai ASN,” kata Sutisna.

Menurutnya, pemilihan wakil walikota ini diprediksi akan dilakukan usai Pileg dan Pilres pada 17 April mendatang.

“Kita (Golkar,red) berkeinginan bisa digelar sebelum Pileg dan Pilpres nanti,” ujarnya.

Soal lobi fraksi Partai Golkar terhadap fraksi lain, kata dia, mutlak dijalankan. Bahkan, ia yakin lobi yang dilalkukan fraksi Golkar di parlemen dapat memenangkan Ratu Ati Marliati sebagai wakil walikota.

“Apa saja strategi yang akan dilakukan fraksi itu tergantung kepada mereka. Tapi tugas dari fraksi bagaimana menyakinkan atau melobi partai lain agar memenangkan Ibu Ati saat pemilihan berlangsung. Itulah tugas dan tanggung jawab penting yang musti dilakukan oleh fraksi,” imbuhnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?