Suasana dan kondisi SMKN 3 di Lingkungan Tunjung Putih, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang bakal terdampak pembangunan JLU. Foto Dok

CILEGON,  SSC – Rencana pembangunan mega proyek infrastruktur Jalan Lingkar Utara (JLU) sepanjang 12,5 kilometer akan mrnggusur gedung SMK Negeri 3 yang ada di Lingkungan Tunjung Putih,  Kelurahan Gedong Dalem,  Kecamatan Jombang,  Cilegon. Oleh Pemerintah Kota Cilegon, Aset sekolah tersebut akan direlokasi ke lahan yang baru.

“Itu sedang didata.  Kalau punya pemerintah biasanya ruislag,  kita persiapkan.  Untuk masalah bangunan disiapkan,  lahan disiapkan,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon,  Hilmi Firdaus ketika ditemui wartawan selatsunda.com di Kantor Pemerintahan Cilegon,  Kamis (3/5/2018).

Hilmi menyebutkan,  ruislag akan berlaku sama dengan kasus lahan lain yang ditemui pihaknya dalam rencana pembangunan JLU. Selain lahan SMKN 3, sambungnya, lahan wakaf juga ditukarkan dengan lahan pengganti.

“Jadi ada beberapa kasus, SMKN 3, rumah liar dan wakaf.  Itu (wakaf, red) berhubungan dengan kementerian agama,” terangnya.

Sekalipun belum menentukan lahan pengganti untuk SMKN 3, kata Hilmi,  pihaknya telah memasukan penyelesaian lahan itu di Tahun 2018 ini.  Sebelum menyelesaikan itu,  pihaknya akan terlebih dahulu memprioritaskan pembebasan lahan warga yang terdampak langsung pembangunan JLU.

“Itu (lahan pengganti, red) disiapkan sekarang.  Nilai itu yang menentukan appraisal.  Prioritas kita pembebasan lahan (warga, red) yang tidak ada masalah.  Baru kemudian SMK,  bangunan yang di atas lahan negara dan wakaf, ” urainya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here