Ziarah ke Makam Pendiri Cilegon, Iman Ariyadi Ingatkan Kader Golkar Tak Lupakan Sejarah

0
Mantan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi bersama Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi'raj dan Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik saat berziarah ke makam Kyai Haji Alwani Nawawi di Cigading, Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (13/10/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Mantan Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi melakukan ziarah ke makam sejumlah tokoh ulama dan pendiri Kota Cilegon, Rabu (13/10/2021). Iman ziarah didampingi oleh Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj dan para anggota fraksi Partai Golkar DPRD.

Iman mengawali kunjungannya dengan ziarah ke makam tokoh pendiri Cilegon, Suhaemi di Lingkungan Palas, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon.

Dari situ, Ketua Dewan Pertimbangan DPD II Partai Golkar Cilegon ini juga ziarah ke makam mantan Ketua MUI Kecamatan Cilegon, Yunus Ibrohim di Lingkungan Cidunak Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon.

Mantan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi bersama Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj berfoto bersama dengan keluarga tokoh ulama usai ziarah,” Rabu (13/10/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

Kemudian, Iman juga ziarah ke makam pendiri lainnya, Udi Mufrodi di Lingkungan Gelinseng Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil. Lalu kemudian ziarah ke makam Mantan MUI Kota Cilegon Alwani Nawawi dan tokoh masyarakat Jahuri Lingkungan Citangkil, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil.

Iman mengaku, melakukan ziarah untuk menghargai jasa para ulama yang telah banyak berjuang dalam pembangunan Kota Cilegon. Ia mengingatkan agar kader Golkar jangan sekali-kali melupakan sejarah para pendiri.

“Bagaimana pun mereka (pendiri) banyak kontribusi untuk pembangunan Kota Cilegon. Saya mengajak seluruh kader Golkar tidak melupakan sejarah yang sudah dilakukan para almarhum. Jangan sampai nanti kader-kader kita (Kader Golkar) tidak punya akhlak bahkan melupakan peran pendahulu padahal peran meraka cukup besar untuk Cilegon,” kata Iman kepada awak media disela-sela ziarah.

Politisi Partai Golkar ini menyatakan, banyak teladan yang bisa dipelajari dari para pendiri.
Salah satunya dengan mengajak berbuat kebaikan.

“Para almarhum ini punya kontribusi yang besar terhadap pembangunan baik dalam kontek dakwah maupun konteks apapun,” ujarnya.

Masih kata Iman, ziarah ke makam para pendiri Cilegon akan tetap terus berlanjut.

“Kan banyak para pendiri Cilegon meninggal pada waktu Covid-19 dan belum sempat di kunjungi. Ziarah dan kunjungan yang kami lakukan ini juga sekaligus menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh pembangunan Kota Cilegon,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris DPD Partai Golkar Cilegon Isro Miraj mengatakan, ziarah yang dilakukan Partai Golkar adalah bentuk contoh yang baik.

“Ini adalah contoh yang baik untuk ditiru, khususnya oleh anggota Fraksi Golkar pada DPRD Kota Cilegon,” tuturnya.

Isro menuturkan Partai Golkar sejak dahulu memang dekat dengan parai kyai dan alim ulama.

Katanya, Partai Golkar selalu meminta masukan dan pandangan tentang bagaimana seharusnya arah pembangunan Kota Cilegon kepada para kyai dan ulama.

“Golkar memang sejak dahulu dekat dengan para tokoh masyarakat, kyai, serta alim ulama,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik mengapresiasi yang dilakukan Iman Ariyadi beserta rombongan ziarah ke makam menantunya, Kyai Haji Alwani Nawawi yang merupakan salah satu tokoh kyai di Cilegon.

“Inilah pemimpin yang bijak. Dan tidak pernah terjadi di masa kepemimpinan sekarang. Meskipun tokoh ulama mendahului kita, tapi jasanya tidak pernah hilang. Dan itulah yang tidak pernah dilakukan oleh walikota sekarang,” tegasnya.

Menurut Hasbi, jasa para pendiri baik ulama dan tokoh masyarakat dalam mengisi pembangunan Cilegon haruslah diteladani.
Jasa pendiri juga harus tetap dikenang agar tidak dilupakan.

“Jasat boleh saja berpisah, tapi jasanya tidak pernah pudar sampai kapan pun,” pungkasnya. (Ully/Red)

error: Content is protected !!
Exit mobile version