20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaKesehatan175 Pemudik Alami Gangguan Kesehatan Saat Mudik dan Balik Lebaran di Pelabuhan...

175 Pemudik Alami Gangguan Kesehatan Saat Mudik dan Balik Lebaran di Pelabuhan Merak

-

CILEGON, SSC – Sedikitnya ada 175 kasus pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Informasi yang dilansir Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, jumlah tersebut tercatat mulai dari H-7 Lebaran, Senin (26/4/2022) hingga H+6 Lebaran, Hari ini, Selasa (9/5/2022). Dari jumlah tersebut, 166 kasus diantaranya tergolong kasus ringan dan dilakukan tindakan rawat jalan. Sementara 9 kasus lainnya yang masuk kategori kasus sedang hingga berat dilakukan tindakan rujukan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

“Dari 175 kasus, yang rawat jalan 166 kasus, sementara yang dirujuk ke puskesmas ada 5 kasus dan ke rumah sakit ada 4 kasus,” ujar Kepala KKP Banten, Ongky Sedya Dwi Sasangka dikonfirmasi.

Kata Ongky, gangguan kesehatan yang dialami pemudik bermacam-macam. Untuk kasus yang dirawat jalan kebanyakan pemudik mengalami dehidrasi dan kelelahan.

“Kasusnya macam-macam, sakit gigi, maag, dehidrasi, kelelahan, pusing dan lainnya,” tuturnya.

Sementara untuk pemudik yang dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas diantaranya pemudik yang menderita epilepsi, kelainan jantung, stroke hingga kasus pemudik melahirkan diatas kapal.

“Untuk kasus yang berat, kami lakukan rujukan sehingga tidak terdapat kematian. Ada kasus jantung, epilepsi, kecelakaan, kemudian ada juga penanganan yang darurat melahirkan. Saat pemudik turun kapal, proses kelahiran dibantu dokter KKP dengan selamat, begitu juga pemulihannya kita kirim ke puskesmas terdekat,” terangnya.

Kasus pemudik yang mengalami gangguan kesehatan kembanyakan ditemukan di dalam pelabuhan. Saat kejadian, pemudik langsung ditangani di Posko Kesehatan KKP Banten dan Posko Kesehatan Terpadu dari berbagai instansi pemerintah di Banten. Selain itu, penanganan juga dibantu dengan layanan ambulans motor yang disiapkan KKP Banten.

Ia mengapresiasi, seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam angkutan Lebaran 2022 di Pelabuhan Merak baik dari KKP Banten dan instansi lainnya. Petugas telah bertindak luar biasa menangani kasus pemudik yang mengalami gangguan kesehatan. Karena dalam penanganannya tidak ada kasus pemudik yang sampai meninggal dunia.

“Jadi rekan-rekan yang turun, semua kerjanya sudah sangat ekstra. Kita apresiasi, karena tidak ada yang sampai meninggal dunia. Semua tertangani baik yang dirawat jalan dan dirujuk,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2