CILEGON, SSC – Pemadaman listrik yang terjadi di area Kota Cilegon terancam membuat pabrik industri berpotensi mengalami kerugian. Bahkan diprediksi jika berlangsung cukup lama, aktivitas pabrik terancam tidak berproduksi.
Manager Humas Resource and General Affair PT Dover Chemical, Dade Suparna mengatakan, aktivitas pengoperasian pabrik saat ini menggunakan genset pasca listrik padam.
“Kalau Dover punya genset di seluruh depo. Kalau emergency bisa kita gunakan. Sekarang ini, mesin masih berjalan, tapi tidak masksimal bekerja,” ujar Dade dikonfirmasi.
Ia menerangkan, penggunaan genset di pabrik memiliki batas maksimum. Genset maksimal digunakan hingga 12 jam. Ia menerangkan, jika listrik belum menyala dan penggunaan genset sudah melewati batas maksimum maka pabrik akan dimatikan.
“Kira-kira 12 jam fungsi gensetnya. Kalau lewat dari itu, mesin terancam mati. Tapi minimal kalau lama, proses mematikannya bisa kita lakukan,” tandasnya.
Ia menjelaskan, jika pabrik mati maka dipekirakan akan timbul kerugian untuk perusahaan. Pihaknya berharap, listrik dapat cepat menyala agar aktivitas pabrik tidak terganggu.
“Kalau misalnya lama, kita antisipasi mematikan mesin. Kalau sudah (produksi pabrik) mati, pastilah rugi. Semua pabrik rugi,” tuturnya.(Ronald/Red)

