20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaPengusaha Lokal Tuding Krakatau Posco Diduga Lakukan Praktik Tender Gelap

Pengusaha Lokal Tuding Krakatau Posco Diduga Lakukan Praktik Tender Gelap

-

CILEGON, SSC – Jaringan Pengusaha Ring 1 (Japr1) Kota Cilegon menuding PT Krakatau Posco (KP) diduga telah melakukan lelang tender dengan memenangkan proyek kepada segelintir kelompok tertentu. Kebijakan PT KP itu disorot karena dinilai tidak mengakomodir kepentingan pengusaha lokal.

“Selama ini lelangnya tidak ada. Lelang gelap.
Pemenang lelangnya sudah ditentukan walaupun kita (pengusaha lokal) di undang untuk ikut tender,” kata salah satu pengusaha, Tatang Tarmizi saat ditemui di salah satu rumah makan di Kota Cilegon,” Jumat (04/20/2019).

Tatang yang juga Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Cilegon menyatakan, jika PT KP tidak memperdulikan nasib para pengusaha di ring 1 maka pihaknya akan melakukan demo besar-besaran di depan perusahaan Krakatau Posco.

“Jika mereka tidak mau menemui bahkan mencari jalan keluar atas kondisi ini, kami sendiri akan melakukan aksi demo besar-besaran di depan perusahaan Krakatau Posco,” jelas Itang.

Itang yang saat itu bersama dengan para pengusaha lain, meminta secara tegas agar perusahaan JV antara PT Krakatau Steel (KS),l dengan Posco Grup ini melakukan lelang pekerjaan secara terbuka dan bisa dikerjakan oleh siapapun.

“Kalaupun kita (pengusaha lokal) yang mendapatkan kerjaan, itu pekerjaan kasar, untungnya juga sedikit,” terangnya.

Dia menduga semua pemenang tender di KP lebih mengutamakan pemenang perusahaan asal Korsel.

“Itu kerjaan mereka (perusahaan dari Korsel) yang menang, tapi di subkan ke kita (pengusaha lokal). Tapi pekerjaan itu diklaim progresnya oleh mereka (perusahaan Korsel),” jelasnya.

Sementara saat selatsunda.com menghubungi
Direktur HR & GA PT Krakatau Posco, Yusuf Marhaban tentang tudingan itu masih belum diangkat. Telepon dan pesan pendek belum direspon. (Ully/Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini