20.1 C
New York
Senin, Juni 15, 2026
BerandaPeristiwaTes Urine di Terminal Merak, Satu Sopir Bus Terindikasi Positif Narkoba

Tes Urine di Terminal Merak, Satu Sopir Bus Terindikasi Positif Narkoba

-

CILEGON, SSC – Satuan Narkoba Polres Cilegon bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Cilegon melaksankaan tes urine dalam di Terminal Terpadu Merak, Kota Cilegon, Senin (23/12/2019). Dari pemeriksaan didapati satu orang sopir terindikasi positif menggunakan narkoba.

Kasat Narkoba Polres Cilegon, AKP Panji Firmansyah mengatakan, tes urine dilakukan dalam rangka pengecekan kesiapan stamina sopir saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2020. Ha itu dilakukan agar keselamatan kepada penumpang bus dapat terjamin dalam perjalanan.

Dari hasil pemeriksaan, pihaknya membenarkan terdapat 1 dari 20 sopir Perusahaan Otobis (PO) yang terindikasi menggunakan narkoba. Sopir positif terindikasi menggunakan zat amfetamin.

“Untuk sementara baru baru satu yang terindikasi. Dia terindikasi menggunakan amfetamin,” ujar Kasatnarkoba.

Petugas masih melakukan pendalaman terhadap sopir terkait dugaan penggunaan amfetamin yang identik dengan narkotika jenis sabu itu.

“Cuman belum kami lakukan pendalaman.  Setelah ini kita lakukan pendalaman. Kapan dia menggunakan, dari mana dia mendapatkannya, yang pasti tetap ditindaklanjuti kami,” tuturnya.

Bilamana indikasi itu benar, kata Panji, maka akan direkomendasikan kepada pemilik bus untuk melarang sopir mengemudikan bus.

“Berdasarkan Undang-undang kan melarang. Sopir dalam keadaan mabuk tidak boleh mengemudikan mobil,” terang dia.

Pantauan selatsunda.com dilokasi sebelum hasil pemeriksaan diumumkan, Walikota Cilegon, Edi Ariadi turut hadir mengecek pelaksanaan tes urine tersebut. Walikota hadir didampingi Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana, Dandim Cilegon, Letkol Rico Ricardo Sirait, Kepala BPTD Banten, Nurhadi dan pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota mengimbau agar seluruh PO dan sopir bus selain memperhatikan kondisi stamina juga mengedepankan kelaikan bus dalam perjalanan. Karena diketahui masih ada bus yang ditemukan belum memenuhi syarat keselamatan. Ia memintsaseluruh hal yang menyangkut keselamatan penumpang di dalam bus diminta untuk diperhatikan sebaik-baiknya.

“Kita tadi ambil sampel satu bus, lampu remnya tidak menyala, itu dari PO Primajasa. Makanya kita sama-sama untuk mengecek dan ini adalah dalam rangka pengmaanan Natal dan Tahun Baru terutama untuk penumpang. Kita minta untuk ada pencegahan,” harapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini