LEBAK, SSC – Warga dua kampung di Desa Salung Bungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak baik Kampung Cinang Hela dan Kampung Cimenteng terisolir pasca jembatan penghubung terputus saat banjir bandang menerjang pekan lalu. Bantuan pun masih belum tersentuh di dua kampung tersebut.
Dengan mengerahkan kekuatan 31 personel SAR, Ditpolairuda Banten langsung turun ke lokasi untuk melakukan tanggap bencana. Sarana peralatan pendukung juga dikerahkan untuk evakuasi.
Ditpolaoruda Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaefudin mengimbau warga di dua kampung itu agar tetap tenang. Tim SAR Ditpolairuda telah dikerahkan untuk membantu pendistribusian sembako dengan rubber boat di Sungai Ciberang.
“Kita kerahkan tim tangap bencana ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak. Pendistribusian bantuan sudah dilakukan, tim sekaligus evakuasi dengan rubber boat dan membantu membersihkan puing dan material pasca banjir, dengan pompa Alkon,” ungkapnya, Senin (6/1/2020).
Kondisi terkini di lokasi, kata Nunung, listrik PLN sudah teraliri. Namun akses jalan masih belum sepenuhnya tertangani. Begitu juga pembersihan puing dan material banjir masih membutuhkan alat berat.
“Untuk kampung seberang Cimenteng sedang diupayakan. Untuk akses jalan menuju kampung Cimenteng masih menggunakan perahu karet,” tuturnya. (Ronald/Red)

