20.1 C
New York
Senin, April 20, 2026
BerandaPeristiwaPusat Turun Tangan Atasi Warga Serang yang Tak Miliki Jamban

Pusat Turun Tangan Atasi Warga Serang yang Tak Miliki Jamban

-

SERANG, SSC – Masih banyak warga di Kota Serang yang terbiasa buang air besar sembarangan atau modol di kebon (Dolbon). Sedikitnya 25 persen masyarakat yang tinggal di Ibu Kota Provinsi Banten masih belum memiliki jamban ideal.

Permasalahan ini bukan saja menjadi tugas dan tanggung jawab Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dalam menanganinya. Namun kini, Pemerintah Pusat pun tak tinggal diam dan turun mengatasi masalah tersebut.

Kepala DPRKP Kota Serang, Iwan Sunardi mengakui, sedikitnya masih ada ribuan masyarakat disetiap kecamatan di Kota Serang belum memiliki sanitasi yang layak. Kebanyakan belum memiliki sanitasi individu dan pembuangan limbahnya.

“Kalau dari masing masing kecamatan itu ribuan. Jadi kalau bicara persentase dsri masyarakat Kota Serang 20 sampai 25 persen,” ujarnya, Rabu (30/1/2020).

Masalah itu, kata dia, mulai akan tertangani. Rencananya, pemerintah pusat melalui Kemenko Maritim dan Investasi dalam waktu dekat akan memberi bantuan fasilitas jamban untuk kota/kabupaten di Provinsi Banten.

Khusus bantuan sanitasi di Kota Serang akan difokuskan di Kecamatan Kasemen, sebagai satu wilayah yang masyarakatnya dominan belum memiliki jamban. Selain Kasemen, kecamatan lain seperti Taktakan juga akan mendapat bantuan.

“Ini bantuan dari Kemenko matitim, simbolisnya akan diserahkan oleh ibu presiden (Iriana Joko Widodo). Tadi sudah rapat persiapan, rencananya penyerahan bantuan akan dilakukan 21-24 Februari. Untuk Kota Serang ada 700 (Penerima Bantuan). 500 KK di Kasemen, 250 di Taktakan,” paparnya.

Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus dapat merangsang masyarakat lain yang belum memiliki jamban untuk sadar membuat sanitasi layak.

“Harapannya di Kecamatan Kasemen dan Taktakan, kepada yang mendapat bantuan merubah mindset pola hidup sehat, membuang air tempatnya dan merangsang masyarakat lain mengikuti,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini