20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaKesehatanBerbagai Bantuan Covid-19 Mengalir, Pemkot Cilegon Masih Butuh Alat Rapid Test

Berbagai Bantuan Covid-19 Mengalir, Pemkot Cilegon Masih Butuh Alat Rapid Test

-

CILEGON, SSC- Bantuan penaganan dampak Covid-19 (Virus Corona) terus mengalir untuk Kota Cilegon. Tak hanya dari pihak BUMN (Badan Usaha Milik Negara), bantuan juga diberikan dari BUMD (Bantuan Usaha Milik Daerah), komunitas, perbankan hingga dari pihak industri. Berbagai bantuan yang diberikan mulai dari baju hazmat, masker, handsanitizer, cairan disenfektan serta bantuan lain.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mensyukuri bantuan yang diberikan. Namun ditengah pandemi Covid-19 yang paling dibutuhkan adalah bantuan berupa rapid test.

“Masih banyak yang kurang. Yang sekarang kita (Pemkot,red) butuhkan rapid test. Semua bantuan dari para donator langsung kita berikan ke rumah sakit, puskesmas dan kecamatan dan kelurahan,” kata Edi kepada awak media ditemui usai menerima bantuan Covid-19 di Kantor BPBD Kota Cilegon,” Kamis (14/5/2020).

Edi menyatakan, anggaran untuk memenuhi kebutuhan rapid test sebenarnya sudah disiapkan. Hanya saja untuk mendapatkan alat pendeteksi dini Covid-19 itu sulit dicari.

“Anggaranya mah ada. Karena kita sudah anggarkan dari Anggaran BTT (Bantuan Tak Tertuga) sebesar Rp74,5 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankue) sebesar Rp 45 miliar dan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2020 sebesar Rp29,5 miliar,” ujar Edi.

Terkait bantuan provinsi yang belum cair, kata Edi, sampai saat ini Pemkot Cilegon masih menunggu pelaksanaan pencairannya.

“Yah enggak masalah itu mah. Masih dalam proses katanya. Yah enggak apa-apa sih telat juga. Kami (Pemkot Cilegon,red) pinginnya cepat juga. Yah Tunggu ajalah anggaran dari provinsi cepat cair,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini