20.1 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026
BerandaKesehatanSelama Juni 2020, Kasus Covid-19 di Kota Serang Meningkat Cepat

Selama Juni 2020, Kasus Covid-19 di Kota Serang Meningkat Cepat

-

SERANG, SSC – Kasus warga Kota Serang yang terpapar Covid-19 sejak Juni 2020 meningkat drastis. Hal ini sudah terlihat sejak meningkatnya mobilisasi warga saat Lebaran hingga dibukanya kembali ruang publik dalam menjalankan kembali roda ekonomi.

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, jumlah kasus dari bulan Maret hingga Mei 2020 sejak Covid-19 merebak dinilainya tidak begitu signifikan. Namun sejak Hari Lebaran hingga dimulainya penerapan new normal, jumlah kasus justru cenderung naik drastis.

“Kasus Covid-19 dari Maret bulan hingga Mei 2020 kondisinya stag. Namun pada bulan ini malah ada peningkatan,” ujarnya saat memantau aktivitas pelayanan di Dinas Kesehatan dan Disdukcapil Kota Serang, Selasa (9/6/2020).

Kecenderungan kasus Covid-19 meningkat di Kota Serang sudah terlihat sejak Lebaran dan juga adanya temuan kasus warga yang tertular dari klaster industri.

Pergerakan kasus yang cepat ini akan dievaluasi pihaknya. Ia selaku Kepala Daerah meminta Dinas Kesehatan dapat benar-benar menerapkan dan menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat.
Bagi mereka yang diduga terpapar diminta langsung dilakukan penanganan oleh Gugus Tugas Covid-19.

“Langkah kedepan setelah banyak masyarakat yang positif ini, pak kadis kesehatan akan mengambil langkah untuk segera diperiksa san di isolasi mandiri. Terutama keluarga yang terpapar. Kemudian rapid test di lingkungan. Begitu juga kegiatan jika ada masyarakat yang positif kemanapun harus dikejar untuk mendapat penanganan dan penularannya bisa dicegah,” terangnya.

Sementara itu, Kandinkes Serang, M Iqbal tidak menampik kasus cenderung meningkat di saat mulai Lebaran hingga penerapan new normal. Meski penularan tidak seluruhnya meluas di 67 kelurahan di Kota Serang.

“Dari 6 kecamatan di Kota Serang, yang masih belum ada Kasemen. Yang ada itu di
Taktakan, Walantaka, Curug, Cipocok dan
yang terbanyak di Kecamatan Serang. Dari 67 kelurahan, ada 9 kelurahan yang terlaporkan Covid-19,” paparnya.

Ia menyatakan, dalam kondisi penerapan new normal memang ada peluang dan ancaman yang akan dihadapi. Peluang yang dimaksud dengan dibukanya ekonomi sehingga roda berputar kembali. Sementara dengan dibuka ekonomi dikhawatirkan juga menjadi ancaman Covid-19 justru meluas.

Untuk mencegahnya, penerapan new normal harus diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

“Maka dari itu untuk mengantisipasi Covid-19 harus dari perorangan masing-masing bukan perkelompok,” paparnya.

Diketahui, dari peta sebaran Covid-19 Kota Serang, jumlah pasien positif sebanyak 16 orang. Diantaranya, 8 orang dalam perawatan, 7 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2