CILEGON, SSC – Suara ledakan keras dari PT Dover Chemical yang ada di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengagetkan warga, Selasa (22/12/2020). Insiden ledakan pabrik kimia penghasil material lem ini dikabarkan mengakibatkan tiga pekerja terluka dan dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pengobatan.
Salah satu warga Masitoh mengatakan, ledakan di PT Dover terjadi pada pukul 13.00 WIB. Ledakan ini menggemparkan warga setempat. Insiden juga menimbulkan bau menyengat yang dikeluarkan oleh pabrik.Tidak itu saja, atap seng di area ledakan tepatnya Area Ressin terlempar saat kejadian.
“Suaranya kencang banget. Kaya bom bunyinya. Semua orang panik berhamburan. Sampai atap seng di area yang meledak rusak kebuka. Informasinya ada 3 pekerja di sana (PT Dover) dilarikan ke rumah sakit. 1 cewek dan 2 cowok. Enggak ada bunyi alarm apapun ketika meledak itu,” kata Masitoh kepada awak media ditemui di lokasi kejadian,” Selasa (22/12/2020).
Ia mengaku, kejadian ledakan di PT Dover bukan kali ini saja namun sudah kerap terjadi. Bahkan kejadian demi kejadian yang terjadi kerap menganggu kesehatan warga sekitar pabrik.
“Dover mah sering banget meledak. Bisa dihitung udah ketiga kalinya ini. Habisnya yang kerja malah karyawan baru yang belum mahir di bidang kimia,” tambahnya.
“Pernah kejadian kampung keracunan karena asap. Masa kita harus diam-diam aja sedangkan kita sudah lama tinggal di sini,” ujarnya.
Sementara warga lain, Dio Apriadi warga Lingkungan Kramat, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol juga mengaku mendengar ledakan yang terjadi di PT Dover Chemical.
“Awalnya bau biasa aja. Tapi tiba-tiba suara didalam perusahan meledak. Sampai seng-seng pun jatuh ke jalan raya. Warga panik hingga berhamburan ke lingkungan lain. Bau banget mba. Sampai nafas gak enak hirup udara ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 02, Afan Sukuan mengatakan, ia dan warga pasca kejadian langsung mendatangani pabrik menanyakan yang sebenarnya terjadi. Hal itu dilakukan untuk meminta penjelasan dari perusahaan.
“Kita menanyakan dahulu ini ledakan dari apa. Kalau kata dari manajemen itu dari resin. Terus kemudian ada bau yang ditimbulkan. Seberapa bahaya. Apa perlu saya mengevakuasi warga atau tidak,” tuturnya. (Ully/Ronald/Red)

