CILEGON, SSC – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golongan Daerah (Golkar) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati menyinggung Tim Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Terpilih Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta dalam sambutan Pelantikan Pengurus DPD II Partai Golkar Kota Cilegon masa bakti 2020-2025.
Ati yang masih duduk sebagai Wakil Walikota menyindir tim pasangan tersebut tidak beretika saat pemerintahan masih dijalaninya dengan Walikota, Edi Ariadi.
“Saya melihat orang yang masih dalam pemerintahan, saya melihat ada etika-etika yang tidak dipakai. Padahal semua masih berjalan dalam pemerintahan yang lama. Saya dan pak Edi masih menyelesaikan target-target yang ada. Tetapi saya lihat sudah mulai etika etika ini tidak dipakai,” ujar Ati, Jumat (5/2/2021).
Ati kepada media usai pelantikan kembali menegaskan pernyataan yang dimaksud. Golkar dalam pilkada 2020 lalu baik menang atau kalah bersikap legowo. Akan tetapi, jangan juga saat kepemimpinannya belum berakhir, Tim Helldy-Sanuji malah mengunjungi OPD. Apalagi datang ke pemerintahan membawa ormas-ormas.
“Tetapi tetap harus dong, pemerintahan belum selesai. Proses pelantikan belum ada.
masak belum dilantik, datang ke OPD kemudian menggunakan ormas-ormas. Kan nggak bagus. Pada akhirnya kan kita akan menyerahkan itu dengan baik,” tuturnya.
Kata Ati, sebagai seorang pemimpin semestinya belajar beretika dengan baik. Dalam transisi, kepala daerah terpilih yang belum dilantik tetapi sudah mengunjungi OPD adalah tidak beretika dan tidak tepat.
“Tetapi belajar beretika dengan baik. Tetapi belum dilantik, belum tepat. Tetapi sunternya apakah program-program ini tidak baik, kan tidak. Itu yang dimaksud,” pungkasnya. (Ully/Red)

