20.1 C
New York
Kamis, April 23, 2026
BerandaPeristiwaWarga Ngeluh, Proyek Drainase di Cikuasa Pantai Akibatkan TPT Longsor

Warga Ngeluh, Proyek Drainase di Cikuasa Pantai Akibatkan TPT Longsor

-

CILEGON, SSC – Warga di Lingkungan Cikuasa Pantai, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengeluhkan proyek saluran drainase yang dibangun oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Banten. Pasalnya, proyek yang baru dibangun itu mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah tersebut longsor.

Salah seorang warga setempat, Jamhari mengatakan, warga sudah khawatir dengan kejadian longsor yang membuat TPT rusak pada dua pekan lalu.

“TPT rusak itu terjadi pada 3 Februari 2021 lalu. Ini bukan potensi longsor lagi, tapi sudah terjadi awal bulan ini,” ungkapnya, Rabu (17/2/2021).

Ia tidak menyangka, pelaksana pekerjaan dalam proyek pembangunan drainase tersebut menghancurkan TPT pada akhir Januari lalu. Hal itu pun sempat ditanyakan warga kapan akan dibangun kembali TPT. Namun sampai saat ini TPT tak kunjung terealisasi.

“Bilangnya, nanti akan dibuatkan TPT lagi. Tapi ketika aktivitas pembuatan saluran drainase berhenti, TPT tetap dibiarkan rusak,” paparnya.

Ia menyatakan, longsor yang terjadi saat hujan lebat sudah membuat warga resah. Karena setengah badan jalan raya tertutup tanah merah bercampur batu membahayakan warga dan pengguna jalan. Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Pulomerak.

“Kami akhirnya melapor ke Polsek Pulomerak. Sebab TPT-nya tidak juga diperbaiki sehingga menyebabkan longsor,” tandas dia.

Sementara itu, Kapolsek Pulomerak Kompol Rifki Seftrian tidak menampik adanya laporan longsor di area TPT. Upaya pengamanan area langsung dilakukan pihaknya.

“Kami pasang traffic cone agar pengendara yang melintas waspada. Sekaligus membersihkan longsoran bersama warga,” terangnya.

Kata Kapolsek, TPT yang hancur akibat aktivitas pembangunan saluran drainase telah menjadi atensi pihaknya pasca kejadian longsor. Pihaknya langsung menegur pelaksana proyek.

“Pelaksananya sudah kami tegur. Jika memang tidak dibuatkan lagi TPT, minimal pasang traffic cone untuk keamanan pengendara,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya belum menerima laporan kecelakaan di area tersebut. Namun diakui ramai diperbincangkan warga hingga media sosial.

“Sampai saat ini belum ada laporan kecelakaan akibat pekerjaan saluran drainase itu. Semoga tidak terjadi apa-apa,” tungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen