CILEGON, SSC – Warga di sekitar PLTU Suralaya tepatnya yang tinggal di Lingkungan Kotak Malang, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon mengeluhkan hujan gumpalan debu yang masuk di lingkungan rumah mereka, Senin (22/2/2021).
Salah satu warga setempat, Masnan Arulloh mengatakan, kejadian pencemaran gumpalan debu diketahui olehnya sebelum berangkat kerja sekitar pukul 10.00 WIB. Ia tidak menduga debu gumpalan berwarna abu-abu ini sudah mencemari halaman rumahnya.

“Saya berencana mau kerja, keponakan saya memanggil saya, mang ada debu. Kemudian saya cek, di lantai ada debu, di jemuran juga ada debu sampai motor juga ada debu,” ujarya.
Gumpalan debu menyerupai material semen itu kata dia, tidak biasa terjadi. Baru kali ini, ia dan warga lain mengalami kejadian tersebut.
“Ini nggak pernah, nggak biasa. Warga di Lingkungan Cubul juga merasakan sama. Kalau dulu paling fly ash warna putih. Kalau ini warna abu-abu kayak semen,” terangnya.

Ia mengatakan, gumpalan debu tersebut diduga berasal dari pembakaran batu bara PLTU 1 – 7 Suralaya. Karena beberapa kali melintas di pembangkit listrik tersebut selain di rumahnya, pernah terganggu dengan aktivitasnya. Ia khawatir, debu yang dialami ini mengganggu kesehatan hingga menimbulkan penyakit ISPA.
“Setiap malam minggu kalau saya lewat ke Penggorengan, Puloampel, ada yang masuk ke mata. Itu jam 22.00 wib malam. Saya curiga di fly ash. Tidak ada yang lain, selain PLTU,” terangnya.
Sementara warga lainnya, Syafrudin juga mengeluh hal yang sama. Hujan gumpalan debu terjadi saat dia beraktivitas pagi hari.
“Saya lagi bersihkan ikan pagi-pagi. saya kaget banyak debu apa nempel di baju. Ini kayak hujan, kondisinya itu agak lama kejadiannya,” tuturnya.
Ia menduga, hujan debu tersebut berasal dari PLTU Suralaya. Karena pabrik ataupun industri lain yang ada disekitar pemukiman warga hanya PLTU.
“Mau dari mana lagi, cuman dari situ (PLTU) saja kemungkinannya,” terangnya.
Pantauan Selataunda.com di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, debu berwarna abu-abu seperti material semen ini masih menempel di pekarangan warga. Terlihat debu menempel di pakaian yang dijemur warga, lantai, motor serta mobil yang terparkir.
Terlihat juga di lokasi, petugas Polres Cilegon turun di llokasi. Petugas turun bersama pihak perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon.
Hingga berita ini diturunkan, Humas PLTU 1-7 Suralaya, Afrizal belum dapat dikonfirmasi. Telepon yang dituju masih belum direspon. (Ronald/Red)

