20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Helldy Pertimbangkan Rencana KSO PCM dan PT TPT Bangun Pelabuhan Warnasari

Walikota Helldy Pertimbangkan Rencana KSO PCM dan PT TPT Bangun Pelabuhan Warnasari

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyatakan akan mempertimbangkan kembali rencana pola kerja sama operasi (KSO) antara PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) dengan pihak ketiga, PT Tirtasari Prima Terminal (TPT) membangun Pelabuhan Warnasari. Meski sebelumnya, rencana tersebut telah dijalin dimasa pemerintahan Walikota, Edi Ariadi dan Wakil Walikota, Ratu Ati Marliati.

“Pada rapat tadi, kita (Pemkot Cilegon) belum bisa pastikan dan pastikan apakah kerjasama antara PT PCM dan PT TPT untuk terkait pengelolaan 45 hektare lahan Warnasari. Hari ini hanya silatuhrami saja antara PT PCM, PT TPT dan Pemkot Cilegon dengan kepemimpinan yang baru. Kita internal dulu sekarang, nanti kalau sudah satu bulan baru eksternal,” kata Helldy kepada awak media usai rapat dengan PCM dan TPT di Kantor Pemkot, Rabu (10/3/2021).

Helldy secara tegas, dia selaku kepala daerah yang berwenang mewakili Pemkot sebagai pemegang saham PCM masih akan mempertimbangkan kerja sama dengan TPT.

saat ini belum ada kepastian yang jelas kerjasama antara PT PCM dan PT PCM.

Helldy dan Wakilnya, Sanuji masih perlu mengkaji secara komprehensif.

“Jadi kita belum ada kerja sama, belum ada segala macem, baru penjajakan terlebih dahulu. Yang kemarin mungkin sudah terlalu jauh atau gimana saya ngga paham. Karena kita belum jauh ke sana,” tegas Helldy.

Meski masih mengkaji ulang rencana kerjasama itu, kata Helldy, bukan berarti potensi investor lain tertutup. Kesempatan  investor lain tetap terbuka.

Prinsipnya dalam bekerja sama yang di kedepan kan bukan hanya profit oriented namun faktor lain juga perlu dipertimbangkan.

“Nggaklah (pemerintah tidak takut kehilangan investor) biasa saja, banyak yang mau, kan kita harus kaji. Jangan sampai kelihatannya untung malah rugi. Kan banyak faktor (kajian), ekonomi, inflasi dan kondisi sekarang ini,”katanya.

Helldy menyakini nasib Warnasari ke depan tidak seperti di pemerintahan sebelumnya. “Itu kan siapa yang ngatur, kan kalau kita yang ngatur beda lagi,” ungkapnya .

Sementara Direktur Utama PT PCM, Arief Rivai Madawi mengaku, menyerahkan keputusan kepada pemegang saham (Walikota Cilegon), Helldy Agustian mengkaji KSO PCM dengan TPT. Dari sekian banyak penjajakan, kata Arief, baru TPT yang dinilai sangat serius untuk bekerja sama dengan PCM. Karena pola KSO jalan satu-satunya kerja sama yang menurutnya lebih menguntungkan Pemkot Cilegon.

“Kajian itu saya kira wajar. Memang memerlukan waktu untuk pembahasan ini, saya berharap semua diuntungkan. Dari aspek daerah, juga dari investor terlindungi dan ada satu kepastian dari investasinya. Karena selama ini sudah ada 12 investor yang kita tawarkan, tapi itu semua berakhir pada sisi keseriusan untuk dilakukan perjanjian. Namun TPT ini, ada keseriusan untuk dilakukan satu perjanjian dengan telah disampaikan berapa besar keuntungan yang akan didapat pemerintah daerah,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2