PANDEGLANG, SSC – Kapal patroli Satpolair Pandeglang mengamankan sebuah banana boat di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang. Tampak 4 orang petugas di atas kapal mengamankan banana boat dengan mengenakan pelampung. Di sekitaran kapal patroli terlihat beberapa kapal penarik banana boat. Tampak antara petugas dan awak kapal penarik banana boat berseteru di tengah laut. Video kapal patroli berdurasi 30 detik ini beredar luas dan menggegerkan jaga maya.
Saat dikonfirmasi, Kasatpolair Polres Pandeglang, AKP Dwi Hary mengatakan, pengamanan banana boat di Pantai Karang Sari dan Pasir Putih, Carita hingga dihadang oleh pemilik banana boat terjadi karena salah paham saja.
Pihaknya mengamankan banana boat dimaksudkan untuk menghentikan aktivitas wisata sesuai Surat Edaran Gubernur Banten yang menginstruksikan seluruh destinasi wisata di Banten, ditutup sementara.
Imbauan penghentian aktivitas wisatawan di pantai, kata Kasatpolair, sudah dilakukan oleh pihaknya bersama dengan aparat gabungan. Namun upaya itu saat di lapangan diakui sulit dilakukan karena wisatawan tidak menggubris.
Ia menerangkan, imbauan yang sama juga disampaikan terhadap wisatawan yang ingin menaiki banana boat. Karena melihat kondisi ramai, pihaknya berinisiatif kapal patroli yang ada di lokasi Marina mengamankan banana boat agar aktivitas wisata bisa dihentikan.
“Mereka (wisatawan) tidak pulang, mereka menunggu banana boat bergantian. Ramainya disitu. Saya nanya (wisatawan) nungguin apa, nungguin banana boat. Makanya inisiatif, kapal dari Marina ke sini dekat. Jadi mereka ada di pinggir, baru dibawa ketengah. Banana itu di tengah, kita amankan, kita kumpulin. Pas kita kumpulin, pengusaha ini datengin,” ujarnya dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Minggu (16/5/2021).
Ia meluruskan, tidak ada maksud lain banana boat tersebut diamankan. Tetapi itu diamankan bermaksud untuk menghentikan aktivitas wisata. Kondisi saat ini, kata dia sudah tidak terdapat masalah. Sebanyak 6 unit banana boat telah dikembalikan.
“Mereka tidak operasi dahulu lah, kita tutup wisata. Jadi seolah-olah kayak kita nyerang padahal enggak. Setelah saya ketemu, mereka (pemilik banana boat), teman-teman kita juga. Tidak ada masalah dikembalikan lagi,” tuturnya. (Ronald/Red)

