CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon terus mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon. Terutama mewaspadai ancaman gelombang ketiga Covid-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cilegon, Ratih Purnamasari mengatakan, Pemkot dalam menghadapi ancaman Covid-19 di akhir tahun menyiapkan 5 rumah sakit rujukan untuk menampung pasien.
“Jadi persiapan yang tengah kami lakukan, dengan kembali menambah 2 rumah sakit dari 3 rumah sakit yang ada. Total rumah sakit rujukan ada sebanyak 5 rumah sakit rujukan,” kata Ratih kepada Selatsunda.com, Rabu (15/12/2021).
Kelima rumah sakit yang dipersiapkan yakni RSUD Cilegon, RSKM dan Rumah Sakit Kurnia. Kemudian terdapat 2 rumah sakit tambahan lainya yang dijadikan rujukan yaitu, Rumah Sakit Sundari dan Rumah Sakit Mutiara Bunda.
“Saat ini kami tengah menambahkan 2 rumah sakit dalam SK Walikota. Sebelumnya, di SK Walikota hanya ada 3 saat ini ada penambahan 2 rumah sakit lagi,” katanya.
Dalam pembaharuan SK Walikota, kata Ratih, pihaknya akan mengatur, total bed/tempat tidur, ruang isolasi serta ruang ICU bagi pasien Covid-19.
Sementara itu, Pimpinan RS Sundari, Sundari mengaku, jika dirinya belum mengetahui adanya informasi dari Dinas Kesehatan menunjuk RS Sundari menjadi rumah sakit rujukan covid-19. Namun, pihaknya tetap siap dengan fasilitas yang ada.
“Belum dapat info sejauh ini. Kalau memang ditunjuk kita sih bersedia. Tapi, memang tempatnya terbatas. Kalau ruangan mudah-mudahan memadai lah,” pungkas Sundari. (Ully/Red)

