CILEGON, SSC – Praktik prostitusi terselubung secara daring melalui aplikasi media sosial MiChat kian marak di Kota Cilegon. Para PSK sudah mengatur lokasi keberadaan mereka sesuai lokasi hotel yang akan digunakan untuk berkencan.
Anggota PPNS pada Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Joko Santoso mengatakan, berdasarkan hasil razia yang dilakukan oleh petugas, PSK tersebut menggunakan aplikasi MiChat untuk bisa berkencan dengan para pelangganya.
“THM (Tempat Hiburan Malam) di Cilegon kan sudah tidak ada lagi. Jadi mereka (PSK) ini mulai menggunakan aplikasi MiChat untuk bisa berkencan dengan pelangganya,” kata Joko kepada Selatsunda.com,” Senin (26/12/2022).
Joko mengungkapkan, dari hasil razia yang dilakukan Dinas Satpol PP Kota Cilegon, PSK yang terjaring bukan dari Kota Cilegon melainkan luar Cilegon. Diantaranya, Pandeglang, Labuan, Sumatera dan Cilegon. Mayoritas usia PSK berkisar 20-25 tahun.
“Ada 2 lokasi tempat mangkalnya para PSK ini berkencan dengan pelangganya. Yakni, di Taman Al Hadid (Kecamatan Purwakarta) dan dekat Merak Beats Hotel (Kecamatan Pulomerak). Dan tota PSK yang berhasil kita (Satpol PP) amankan selama ini ada sebanyak 25 PSK,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi maraknya bisnis prostitusi ini, Dinas Satpol PP Kota Cilegon akan terus melakukan razia dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan di Kota Cilegon dalam mengawasi warganya. (Ully/red)

