20.1 C
New York
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaPemerintahanKota Cilegon Segera Miliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Bagendung

Kota Cilegon Segera Miliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Bagendung

-

CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon segera akan memiliki IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja). IPLT ini rencanaya akan dibangun di sekitar TPSA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir) Kelurahan Bagendung Kecamatan Cilegon.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Fitriadi Ahmad mengatakan, pembangunan instalasi pengolahan lumpur tinja dianggap sangat penting dibangun di Kota Cilegon. Mengigat, untuk di Banten, baru ada Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang. Padahal, PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang dihasilkan dari pembuangan lumpur tinja sangat besar dan tinggi.

“Di Cilegon ini ada 500 perusahaan. Sementara, pembuangan lumpur tinja tidak dibuang di Kota Cilegon. Justru lumpur tinja potensinya cukup luar biasa untuk peningkatan PAD kita (Cilegon),” kata Fitriadi kepada Selatsunda.com,” Rabu (1/3/2023).

Anggi panggilan sapaanya ini mengaku, pembangunan IPLT di Kota Cilegon rencanya akan dikelola oleh pihak ketiga atau Cilegon akan mencari investor untuk membangun IPLT. Mengigat, pembangunan IPLT bianya cukup luar biasa dan APBD Cilegon tidak bisa membangun IPLT tersebut.

“Rencanya kan Pak Plt Kadis LH Cilegon (Azis Setia Ade Putra) akan membentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) seperti di RSUD. Nanti, BLUD inilah yang akan bekerjasama dengan investor yang membangun instalasi pengolahan lumpur tinja. Sama halnya seperti kerjasama antara Pemkot Cilegon dengan PT Indonesia Power untuk pengolahan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di TPSA Bagendung,” ujar Anggi.

Pembangunan pembuangan lumpur tinja ini, sambung Anggi akan dibangun dengan luas lahan 1000 meter persegi.

“Ketika BLUD sudah ada, investor siap membangun IPLT, nanti kami akan imbau perusahaan di Cilegon untuk membuang lumpur tinja di Cilegon saja tanpa harus membuang waktu lama harus ke Lebak atau ke Tangerang. Karena Kota Cilegon udah ada lokasi pembuangan tinja,” sambungnya.

Disinggung soal PAD dari Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja, Mantan Kasi Angkutan Dishub Cilegon ini, memperkirakan Rp 1,8 miliar PAD masuk ke Kota Cilegon. (Ully/red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2