20.1 C
New York
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaMaritimBangun Pelabuhan Warnasari, PCM Dekati Perusahaan di Belgia

Bangun Pelabuhan Warnasari, PCM Dekati Perusahaan di Belgia

-

CILEGON, SSC – Upaya BUMD Kota Cilegon yakni PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) untuk membangun Pelabuhan Warnasari terus dilakukan. Belum lama ini tepatnya pada Selasa (28/2/2023), PCM mendekati perusahaan pelabuhan asal Belgia, Port of Antwerp.

Direktur Utama PCM, Muhammad Willy mengatakan, dia datang ke Belgia menindaklanjuti pertemuan yang dilakukannya dengan Direktur Utama perusahaan pengelola pelabuhan terbesar kedua di Eropa itu pada Desember 2022 lalu. Disana, dia mempresentasikan terkait rencana Pembangunan Pelabuhan Warnasari.

Dalam presentasi itu, Willy menyatakan, Port of Antwerp memberi sinyal ketertarikan untuk berinvestasi atas rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari. Perusahaan asal Belgia itu merespon positif.

“Intinya mereka ada minat bagaimana untuk menginvestasikan dan mengoperasikan,” ujarnya.

Willy menyatakan, ada banyak hal yang membuat perusahaan Belgia tertarik dengan Pelabuhan Warnasari. Diantaranya lokasi yang sangat stategis dan Pelabuhan Warnasari berada di kawasan Industri.

“Mereka merespon positif bahwa dibilang kalau lokasi bagus, dipinggir laut, kiri kanan marketnya sudah ada kemudian hanya 200 kilometer dari Jakarta. Kemudian pelabuhan juga bukan pelabuhan kontainer tapi curah, lautnya pun dalam. Jadi menurut mereka itu bagus secara geografis,” ungkapnya.

Selain itu, kata Willy, mereka juga menganggap PCM tepat menjalin kerja sama dengan anak perusahaan PT Krakatau Steel mendirikan perusahaan joint venture membangun Pelabuhan Warnasari.

Willy menjelaskan, pihaknya dalam presentasi juga menawarkan kerja sama dengan skema Bangun Guna Serah atau Buit Operate and Transfer (BOT). Skema kerja sama yang ditawarkan dengan nilai estimasi investasi sekitar Rp 3 Triliun itu tidak dimasalahkan oleh mereka.

“Model BOT yang kita tawarkan, menurut mereka adalah hal yang biasa dalam bisnis di kepelabuhanan. Jadi mereka tidak mengusulkan opsi lain, karena BOT hal yang biasa,” tuturnya.

Dibalik presentasi, ada keinginan yang disampaikan Port of Antwerp. Sebagai perusahaan kelas dunia, kata Willy, mereka jika nanti berinvestasi ingin menjadikan Pelabuhan Warnasari berkonsep pelabuhan yang ramah lingkungan atau Green Port.

“Mereka itu kan berinvestasi pelabuhan di dunia dengan konsep ramah lingkungan. Saya ditanya itu, saya setuju,” ujarnya.

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2