20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPemerintahanPemkot Cilegon Targetkan Pendapatan 2023 dari Pasar Kranggot Senilai Rp 1,4 Miliar

Pemkot Cilegon Targetkan Pendapatan 2023 dari Pasar Kranggot Senilai Rp 1,4 Miliar

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh dari pendapatan di Pasar Kranggot pada Tahun 2023 senilai Rp 1,4 miliar.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pasar Kranggot Kota Cilegon Dani Rahmat mengatakan, sumbangan PAD tersebut berasal dari beberapa sektor pendapatan diantaranya dari angsuran kios, retribusi layanan pasar (salar), sewa lahan dan yang lainnya.

“Tahun lalu dari angsuran kios target Rp 860 juta, realisasinya sekitar Rp 644 juta, retribusi layanan pasar target Rp 500 juta realisasinya sekitar Rp 517 juta, sementara target sewa lahan Rp Rp 130 juta kita dapat Rp 217 juta. Lain-lainnya seperti toilet Rp 24 juta, total sekitar Rp 1,4 miliar,” ujar Dani, Senin (20/3/2023).

Dani menyatakan, target pendapatan tersebut berkaca pada pendapatan tahun lalu. Kalaupun nanti realisasi pendapatan asli daerah meningkat dari tahun sebelumnya, kenaikannya tidak terlalu banyak.

“PAD di tahun 2022 dan 2023 kami prediksi tidak beda jauh, adanya kenaikan tidak terlalu jauh, tahun lalu juga Rp 1,4 miliar,” tuturnya.

Dalam upaya meningkatkan PAD, kata Dani, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan. Salah satu yang akan dilakukan dengan memberi jaminan/perlindungan kepada pedagang terkait aspek legalitas kios/lapak yang digunakan.

“Kita berupaya untuk mengembangkan pendapatan. Seperti sewa lahan kan, itu kan naiknya signifikan. Karena ada yang kita berikan ke pedagang. Artinya ada aspek legalitas yang kita berikan atas tempat kios/lahan yang pedagang pakai,” ungkapnya.

“Kemudian yang sedang kita tata terkait double counting data. Seperti ada (pedagang) yang punya 4 kios, ternyata disewakan ke orang lagi. Ini yang sedang kita tata,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2