CILEGON, SSC – Organisasi wanita yang tergabung dalam Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon terus bergerak cepat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam menurunkan persoalan stunting.
Aksi cepat ini dibuktikan dengan memberikan ratusan paket asupan gizi untuk warga Kecamatan Cilegon yang mengalami stunting.
Ketua GOW Kota Cilegon, Ade Siti Robi’ah mengatakan, pemberian asupan gizi kepada keluarga gizi buruk ini sebagai upaya GOW Cilegon dalam menuntaskan persoalan stunting khususnya di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Mengigat, ada 124 anak di wilayah Jombang mengalami gizi buruk.
“Dari 8 kecamatan di Kota Cilegon, Kecamatan Jombang terbanyak ada 124 anak gizi buruk. Jadi, beberapa hari lalu, bertepatan hari raya Ramadhan 1444 H, kita memberikan bantuan makanan sehat berupa telor, buah sayur, roti, susu, margarin dan biskut,” kata Ade kepada Selatsunda.com,” Rabu (12/4/2023).
Menurut Ade, faktor penyebab terjadinya stunting ini, karena masih banyak masyarakat yang masih menyepelekan persoalan stunting, persoalan ekonomi dan faktor kurang tahunya orang tua dalam memberikan asupan gizi sehat bagi anak.
“Selama ini karena faktor ekonomi, banyak orang tua justru memberikan makanan instans. Akibat makanan instan itu justru berdampak terhadap tumbuh kembang anak tidak normal seperti anak biasanya,” ujar Ade.
Sebagai organisasi wanita, sambung Ade, pihaknya akan menjadi garda terdepan dalam membantu menurunkan angka stunting di Cilegon.
“Cilegon ini kan canggig dan maju. Apalagi kemajuan teknologi di sini jauh lebih bagus dibandingkan di tempat lain. Tapi masih ditemukan stunting di Cilegon. Untuk persoalan ini, kami memiliki 27 pengurus dan 47 organisasi di bawah GOW, akan terus berperang dan berusaha bagaimana caranya kasus stunting di Cilegon bisa terus menurun,” sambungnya.
Menurut Ade, untuk persoalan stunting bukan hanya tanggung jawab GOW. Melainkam perlu gerak cepat dan konsisten dari semua pihak untuk menurunkan angka stunting tersebut.
“Semuanya harus gerak gak bisa diem aja . Ini bukan hanya tanggung jawab GOW untuk menurunkan angka stuntung. Tapi perlu kerja keras dari semua pihak yang perduli terhadap persalan stunting,”ujarnya.
Ia menerangkan bahwa stunting dapat di cegah, salah satunya dengan penerapan prilaku hidup sehat.
“Stunting dapat di cegah, dengan prilaku hidup sehat, dalam upaya pencengan makan, GOW melakukan penyuluhan untuk mencegah stunting dengan sasaran ibu-ibu hamil,” ujarnya. (Ully)

