CILEGON, SSC – Dampak pengalihan pemudik motor dan truk ke Pelabuhan Ciwandan membuat omset pedagang yang berjualan di Pelabuhan Merak, menurun.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu pedagang, Mahfud (25). Pedagang yang menjual tahu goreng, manisan mangga dan telor puyuh ini mengaku pendapatannya menurun jika dibanding tahun lalu. Itu terjadi karena adanya pengalihan pemudik motor dan truk ke Pelabuhan Ciwandan.
“Tahun lalu jualan, pendapatannya lebih baik tidak seperti tahun ini. Kalau kemarin kan banyak motor, sekarang (di Pelabuhan Merak) nggak ada,” ujarnya saat ditemui di Dermaga 1, Pelabuhan Merak, Rabu (19/4/2023).
Meski omset yang didapatnya menurun, namun dia saat tadi malam sedikitnya meraup rejeki lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Kemarin lumayan ramai, sekarang dikit-dikit lah ada (dagangan laku),” tuturnya.
Ia mengaku mendapat omset tadi malam hingga Rp 300 ribu perhari Jika dibanding dengan hari sebelumnya hanya mendapat omset sekitar Rp Rp 150 ribu per hari.
Hal yang sama dikatakan pedagang lainnya, Ipan. Pedagang kopi yang telah berjualan di Pelabuhan Merak sejak 2004 ini mengaku, pendapatannya pada arus mudik Lebaran tahun ini menurun. Itu lantaran adanya pengalihan motor ke Pelabuhan Ciwandan.
“Menurut pendapat pedagang, pemudik lebih ramai tahun kemarin karena pemudik tahun sekarang yang menggunakan sepeda motor dialihkan ke Ciwandan,” ungkap Ipan ditemui di Dermaga 5.
Ipan mengungkapkan, pendapatan dari hasil jualan kopinya di tahun sebelumnya dalam satu hari bisa meraup keuntunggan sampai Rp 1 juta lebih. Namun pada tahun ini dalam sehari hanya Rp 500 ribu.
“Kalau dibandingkan tahun kemarin penghasilannya lebih dari 1 juta lebih,” terangnya. (Ronald/Red)

