20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPemerintahanTak Hadiri Paripurna RPJMD Cilegon 2025-2029, Dewan Semprot Kepala OPD

Tak Hadiri Paripurna RPJMD Cilegon 2025-2029, Dewan Semprot Kepala OPD

-

CILEGON, SSC – Puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Cilegon menjadi sorotan DPRD Kota Cilegon. Kepala OPD disentil sejumlah anggota DPRD karena tak menghadiri  Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi  Terhadap Raperda Tentang RPJMD Kota Cilegon Tahun 2025-2209 dan Pengelolaan Sampah di DPRD, Selasa (10/6/2025).

Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Chairul Ichwan. Agenda turut dihadiri Walikota Cilegon, Robinsar, Sekda Cilegon, Maman Mauludin dan sejumlah kepala OPD.

Dalam rapat paripurna tersebut, peristiwa dewan menyemprot kepala OPD terjadi saat Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Chairul Ichwan ketika memimpin rapat sesaat sebelum penyampaian pandangan fraksi-fraksi dibacakan.

Saat itu, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Golkar, Erik Airlangga langsung melayangkan  interupsi. Ia menyatakan, agenda rapat paripurna tentang penyampaian pandangan fraksi-fraksi terkait Raperda RPJMD 2025-2029 adalah agenda yang sangat penting. Namun kenyataannya, rapat paripurna tersebut tidak dihadiri puluhan kepala OPD. Ia meminta agar pernyataannya dapat menjadi masukan agar kedepan setiap rapat paripurna dapat dihadiri kepala OPD.

“Kami berharap agar DPRD kedepan, agar penuh oleh kepala dinas,” ucap Erik.

Interupsi juga dilontarkan oleh Anggota DPRD Cilegon lainnya dari Fraksi PAN, Rahmatulloh. Anggota DPRD empat periode ini melontarkan hal yang sama mengkritik kepala OPD yang tak menghadiri paripurna.

Menurut Rahmatulloh, pemandangan Fraksi terkait RPJMD 2025-2029 adalah agenda penting. Karena menyangkut visi misi pembangunan kepala daerah untuk lima tahun kedepan.

“Perlu disampaikan ini penting, Pak Walikota, betul kata saudara Erik tadi. Ini visi misi kepala daerah lima tahun ke depan. Kalau setiap paripurna hanya sedikit dihadiri eselon 2, dan eselon 3,” ucapnya.

Ketidak hadirkan kepala OPD dan eselon 3 itu, kata Rahmatulloh, seolah-olah tidak mendukung visi misi dari kepala daerah. Maka ia berharap kejadian tidak lagi terulang.

“Rapat paripurna seolah-olah tidak mendukung visi misi. Saya berharap tidak terulang kembali dan kedepan tidak ada keterlambatan terlalu lama,” tuturnya  (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2