
CILEGON, SSC – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 resmi dibuka di Kota Cilegon, Rabu (22/5/2026). Salah satunya pada Program TMMD itu akan dibangunkan jalan lingkungan di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak untuk memudahkan akses transportasi masyarakat.
Pelaksanaan TMMD ke-128 dilaksanakan di Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Hadir dalam pembukaan, Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Dandim 0623 Kota Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori dan Walikota Cilegon, Robinsar.
Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto mengatakan, program TMMD merupakan wujud bakti TNI untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
“TMMD adalah satu bentuk bakti TNI untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Tentunya ini adalah bagian yang harus diamankan bersama bukan hanya TNI. Karena judulnya, TNI Manunggal Membangun Desa, bagaimana membangun wilayah-wilayah tersebut,” ujar Danrem Daru.
Dalam pelaksanaan TMMD, kata Danrem Daru terdapat dua sasaran utama yakni sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik salah satunya akan dilakukan pembangunan jalan.
“Ini sudah di programkan Pak Walikota dan di support beliau, sehingga sasaran nanti sasaran fisik dan non fisik. Untuk infrastruktur, membuka dan mengeraskan jalan,” ungkapnya.
Selain membangun jalan, kata Danrem, pembangunan dengan sasaran fisik lainnya yakni perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), penyedian sumur bor dan lainnya.
“Ada juga sasaran fisik tambahan seperti rutilahu, sumur bor, revitalisasi mushola, MCK dan sebagainya,” ungkap Danrem seraya menjelaskan beberapa program sasaran non fisik seperti penyuluhan ragam kesehatan, stunting, hidup sehat dan lainnya.
Seluruh pembangunan yang ada dalam program TMMD, kata Danrem, tentu sudah direncanakan. Pembangunan itu bertujuan pada banyak hal. Salah satu tujuan pembangunan jalan, tentu kata Danrem, dapat memudahkan akses transportasi masyarakat. Dengan begitu kesejahteraan ekonomi masyarakat menjadi meningkat.
“Tapi yang pasti setiap pembangunan itu bertujuan, pertama memudahkan transportasi. Dengan transportasi mudah, maka keinginan untuk memproduksi dan berekonomi meningkat. Ekonomi yang bagus lama-lama akan menjadi kesejahteraan dan semua itu dibutuhkan. Karena keberaan negara hadir di tengah masyarakat itu tujuannya adalah mensejahterakan,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0623 Kota Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori menambahkan, program TMMD bukan hanya TNI yang saja yang melaksanakannya tetapi kolaborasi berbagai pihak. Baik TNI, Pemerintah Kota Cilegon, masyarakat bahkan industri dan swasta.
Untuk sasaran fisik terkait pembangunan jalan, kata Dandim, akan dilakukan di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari. Jalan yang menghubungan lingkungan itu akan dibangun sepanjang 2,8 kilometer.
“Pembangunan jalan 2,8 kilometer, pemadatan 1,8 kilo, pembuatan saluran air itu ada 80 meter,” ungkapnya.
Selain itu, Kodim Cilegon juga akan melakukan pembangunan saluran air, rumah tidak layak huni senbayak 10 unit, pipanisasi sepanjang 1 kilometer, pembuatan MCK, perbaikan musala dan sumur bor 10 unit.
“Selain itu kami juga membantu masyarakat, pendatan akte kelahiran, operasi katarak. Kemudian ada wawasan kebangsaan bagaimana mengedukasi msyaakat agar program pemerintah daerah turun ke masyarakat,” paparnya.
Dalam program itu, kata Dandim, Kodim Cilegon melibatkan 150 anggota baik dari TNI dan Kepolisian.
Sementara itu, Walikota Cilegon, Robinsar menyampaikan terima kasih kepada Korem 064/MY dan Kodim 0623 Cilegon. Program TMMD merupakan langkah konkret, pasti dan langkah nyata TNI hadir di tengah masyarakat.
“Jadi kami sanggat mendukung dan men-support dan siap berkolaborasi, tidak hanya dengan unsur pemerintah tetapi juga dengan swasta. Pak Danrem sampaikan, bahwa membuka semua pihak yang ingin sama-sama berkontribusi. Harapannya, program ini ada manfaatnya,” pungkasnya. (Ronald/Red)




