20.1 C
New York
Kamis, April 23, 2026
Beranda Peristiwa Pagi Itu di Lingkungan Serut Merak, Rumah Sandi Dibongkar Prajurit TNI

Pagi Itu di Lingkungan Serut Merak, Rumah Sandi Dibongkar Prajurit TNI

0
83
Prajurit TNI dari Kodim Cilegon membongkar rumah milik warga, Sandi di Lingkungan Serut, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kamis (23/4/2026). Pembongkarn itu bagian dari perbaikan rumah tidak layak huni program TMMD Ke-128. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pagi itu warga di Lingkungan Serut, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon beraktivitas seperti biasanya begitu pun dengan Sandi. Suami dari Fadilah Hikma Damayanti ini sudah terlihat membereskan rumahnya. Terlihat perabotan-perabotan telah dikeluarkan dari rumahnya. Sebagaian barangnya juga telah dititpkan kepada bibinya yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya.

Pria berusia 25 tahun ini tampak semangat menyambut pagi hari itu. Ayah dari dua anak ini tampak menyapa masyarakat yang melintas di depan rumahnya.

Di lokasi, belasan prajurit TNI dari Kodim Cilegon terlihat ada di lokasi. Prarurit yang berbadan tegap itu tampak hendak melakukan sesuatu terhadap rumah Sandi. Tak lama, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0623 Kota Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori juga menyambangi lokasi.

Sandi diketahui bukanlah hendak pindah rumah, namun ia mendapat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dari Kodim Cilegon yang bantuan perbaikan itu merupakan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-128.

Sandi tidak menyangka, rumah warisan dari orangtuanya itu akan direhab. Ia bercerita proses awal mendapatkan bantuan perbaikan rutilahu dari Kodim Cilegon.

“Awal mulanya dari Pak RT, pak RT yang menginformasikan ada (program) pembedahan (rumah) ini. Jadi mereka langsung datang kesini, ngomong sama istri,” ujarnya, Kamis (23/5/2026).

Kala itu anggota Kodim Cilegon, kata Sandi telah empat kali melakukan survei. Ia mengaku tidak pernah terpikirkan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dan akhirnya terealisasi.

“Saya tidak menyangka, tiba-tiba. Alhamdulillah dapat bantuan ini,” ucapnya.

Ayah dari dua anak itu mengaku, rumahnya merupakan warisan nenek lalu kepada orangtuanya. Bagi dia, rumah itu rumah keluarga.

Semasa tinggal di rumah itu hingga berkeluarga, ia kerap tertimpa kebocoran. Rumahnya bocor di beberapa  bagian, dari atap depan, ruang tamu, ruang kamar hingga belakang rumah. Setiap kali hujan, kata dia, selalu bocor.

“Di bagian depan ini dan genteng, sudah pada bocor. Kalau hujan, bocor. Di kamar dan ruang tengah, sama saja (bocor). Yang parah di bagian belakang, sudah patah kasonya,” ungkapnya.

Haru dirasakan Sandi ketika mendampingi Dandim Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori mengecek rumah yang akan dibongkar dan diperbaiki. Ia mengungkapkan, kenangan terindah di rumahnya ketika masih ada almarhum ibunya.

“Saat masih ada almarhum,” ujar Sandi menahan tangis sambil dikuatkan oleh Dandim Cilegon Imam dengan memberikan motivasi kepadanya.

Dandim Imam mengatakan, bantuan perbaikan rumah milik Sandi merupakan satu dari 10 rumah tidak layak huni yang diperbaiki masuk dalam program TMMD Ke-128 di Kota Cilegon.

Dalam program tersebut, kata Dandim, hadir dari PT Krakatau Steel (KS) Grup. Bersama dengan KS Grup, perbaikan rumah akan dilakukan secara maksimal.

“Rumah ini rencananya nanti akan kita rehab dengan maksimal. Ini bagian dari program TMMD. Di mana TMMD itu bukan hanya TNI, tetapi disitu ada Polri, kemudian pelaku industri juga yang dengan senang hati mensukseskan program ini,” ujar Dandim.

Program TMMD, kata Dandim, merupakan kolaborasi seluruh elemen. Selain TNI, Polri, Pemeirintah Kota Cilegon juga berkolaborasi dengan industri salah satunya Krakatau Steel Grup. Ia mengharapkan lewat TMMD, dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah bagian prorgam TMMD berkolaborasi dengan KS, untuk berbuat terbai kepada masyarakat. Intinya negara hadir untuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Community Development PT KS, Andri mengatakan, pihak turut berkolaborasi dalam program TMMD untuk memantu mensejahterakan masyarakat. Khususnya perbaikan rumah tidak layak huni. Sedikitnya, ada tiga rumah tidak layak huni yang turut dibantu pihaknya untuk diperbaiki.

“Dalam prgraom ini kita kolaborasi tiga.  Kita ucapkan terima kasih kepada Kodim sehingga program ini berjalan lancar dan tepat waktu,” pungkasnya. (Ronald/Red)