20.1 C
New York
Senin, Mei 25, 2026
Beranda Peristiwa Manajemen PT MCCI di Cilegon Buka Suara Terkait Ledakan Keluar Asap Putih...

Manajemen PT MCCI di Cilegon Buka Suara Terkait Ledakan Keluar Asap Putih di Pabrik

0
327
Suasana pabrk PT MCCI di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, pasca meledak, Senin (25/5/2026). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Manajemen PT Mitsubishi Chemical Indonesia (PT MCCI) buka suara terkait dugaan ledakan yang terjadi di pabrik yang berlokasi di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin (25/5/2026).

Humas PT MCCI, Dhimas Saputro mengatakan, kejadian ledakan di pabrik terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Ia menyatakan, ledakan itu terjadi di area steam turbin.

“Saya coba koordinasi ke dalam itu tadi apa, kok sampai keatas?. Itu katanya adalah efek steam turbin kami,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media di pabrik.

Adanya ledakan itu, kata Dhimas, mengeluarkan uap air berwarna putih.

“Itu yang keatas itu, yang warna putih itu adalah air, kira-kira begitu,” ucapnya.

Humas PT MCCI, Dhimas Saputro saat diwawancara media

Ia mengungkapkan, insiden itu mengakibatkan satu kali ledakan. Tidak seperti informasi yang beredar di masyarakat dua kali ledakan.

“Kayaknya tidak, kayaknya satu kali pukul 12.30 WIB,” tuturnya.

Pihaknya belum bisa mengklarifikasi lebih lanjut terkait uap air yang keluar merupakan bahan kimia atau tidak. Dhimas mengatakan, hal itu masih diinvestigasi.

“Nah itu kita belum bisa klarifikasi, tapi kita coba tanya sama tim teknik di dari steam turbin atau di tempat lain,” ucapnya.

Mengenai jumlah korban yang terdampak, manajemen belum memastikannya. Pihaknya tidak berharap timbul korban jiwa.

“Saya belum dapat datanya, mudah-mudahan tidak ada,” teranganya.

Saat ini, kata Dhimas, manajemen PT MCCI sedang melakukan investigasi mendalam.

Atas terjadinya kejadian tersebut, manajemen PT MCCI memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak.

“Saat ini kami sedang investigasi bagaimaan detailnya, nanti kita informasikan kemudian. Untuk masyarakat, Kami mohon maaf ketidaknyamanannya dan apapun yang terjadi, saat ini kami berupaya semaksimal mungkin bagamana kedepannya bagaiamana menjadi lebih baik dan okay,” tuturnya.

Ia mengaku, manajemen sudah mengambil langkah cepat dengan membagikan masker ke masyarakat. Selanjutnya, jika terdapat masyarakat yang terdampak, pihaknya akan langsung melakukan penanganan dengan membawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM).

Tetapi untuk masyarakat, prefentifnya, tadi kita sudah bagikan masker ke Pak RT, Pak RW, selanjutnya  kita akan berkoordinasi, apabila ada keluhan dari masyarakat, bisa disampaikan ke Pak RT, RW kemudian Pak Lurah mungkin akan menuju ke rumah sakit yang kami rujuk, ke (RS) Krakatau Medika. Kami juga sudah siapkan ambulan, disebelah kiri, jadi kalau ada keluhan masyarakat, kita responsif sementara. Kami berupaya seoptimal mungkin ,makanya sudah tidak ada apa-apa,” pungkasnya. (Ronald/Red)