20.1 C
New York
Jumat, Mei 1, 2026
BerandaPeristiwaAlat Deteksi Bencana Pemkot Cilegon Hilang Dicuri, Begini Tanggapan Wakil Walikota Sanuji

Alat Deteksi Bencana Pemkot Cilegon Hilang Dicuri, Begini Tanggapan Wakil Walikota Sanuji

-

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengaku kaget dengan adanya informasi alat pendeteksi bencana tsunami milik BPBD Kota Cilegon hilang dicuri pihak tak bertanggung jawab. Mengenai kondisi tersebut, orang nomor dua di Kota Cilegon akan memanggil BPBD mencari tahu mengapa alat Early Warning System itu hilang dicuri.

“Kok bisa? Secepatnya saya dengan Pak Walikota (Helldy Agustian) akan memanggil pihak BPBD Cilegon soal hal ini. Kami ingin tahu, apakah selama ini tidak di rawat? atau tidak dijaga oleh pihak kelurahan atau RT/RW? Tapi, kami perlu pelajari dulu,” kata Sanuji kepada Selatsunda.com disela kegiatannya di Kantor Kecamatan Cilegon, Kamis (29/12/2022).

Dengan mengetahui kondisi tersebut, Sanuji mengatakan, jika pengadaan alat sirine Early Warning System sudah tidak mungkin bisa dilakukan pada 2022. Pengadaan alat tersebut baru akan bisa direalisasi di 2023 mendatang.

“Kalau di 2022 gak mungkin bisa terealisasi. Kalau pun ada, harus ada kerja sama antara pemerintah dengan pihak industri. Karena alat tersebut untuk menjaga industri dalam menghadapi bencana. Jadi, saya berharap, ada sinergi antara pemerintah dan industri untuk membeli alat sirene Early Warning System,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPBD Kota Cilegon, Nikmatullah mengaku Kota Cilegon sangat membutuhkan alat sirine Early Warning System. Mengigat, Cilegon memiliki banyak industri.

“Kalau dibilang butuh, butuh banget. Apalagi kalau ada potensi bencana tsunami dan gempa megathrust. Cilegon juga kan banyak industri kimia, kalau terjadi apa-apa bagaimana,” ujar Nikmatullah.

Nikmatullah menjelaskan, untuk pengadaan 1 alat Early Warning System diperkirakan senilai Rp 1,5 miliar.

“Lumayan harganya 1 alat deteksi Rp 1,5 miliar. Sedangkan Cilegon punya alat deteksi yang hilang dan rusak ada 2. Tapi nggak tahu kalau saat ini harganya berapa,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2